“Kita sudah mengedarkan surat imbauan terkait virus corona ke pasar tradisional di daerah ini. Kita tidak boleh menutup pasar di tengah mewabahnya virus corona, cuma ketentuan ketentuan yang diarahkan seperti harus menjaga jarak dan pakai masker,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Mukomuko Herlian dalam keterangannya di Mukomuko, Jumat.
Ia mengatakan hal itu menindaklanjuti adanya informasi terkait aktivitas jual beli di pasar tradisional terutama di Kecamatan Kota Mukomuko yang buka setiap minggu dihentikan karena semakin mewabahnya virus corona.
Ia menegaskan, bahwa pasar tradisional dan pasar rakyat di daerah ini tidak ada urusan ditutup, tidak ada perintah khusus untuk menutupnya, untuk itu melalui surat imbauan agar pengunjung pasar menerapkan protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di pasar.
Instansinya mengimbau agar pengunjung pasar tradisional di daerah ini menjaga jaga jarak pakai masker. Selain itu instansinya akan menyediakan “hand sanitizer” atau cairan pembersih tangan dan sabun di depan pasar.
“Kita akan pasang 'hand sanitizer' di dekat keran air yang berada dalam lokasi pasar tersebut. Selain sabun untuk cuci tangan juga akan disiapkan di pasar di wilayah ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyatakan, yang jelas sampai sekarang tidak ada niat pemerintah setempat ke depan dan kapan pun untuk menutup pasar tradisional dan pasar rakyat di daerah ini.
Ia memastikan, aktivitas jual beli di seluruh pasar tradisional di daerah ini tetap berjalan seperti biasa. Kalau jumlah pengunjungnya yang berkurang karena dampak virus corona, silahkan saja.
Pewarta: Ferri AryantoUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.