.....Kami menemukan hutan karet seluas dua hektare dan sebuah pondok di dalam kawasan Tahura.....
Jambi (Antara Bengkulu) - Aksi perambahan terhadap Taman Hutan Rakyat di Dusun Senami, Kabupaten Batanghari, Jambi, terus terjadi, bahkan di hutan lindung tersebut ditemukan kebun karet seluas sekitar dua hektare.

Adanya kebun karet tersebut merupakan hasil patroli yang dilakukan Dinas Kehutanan Kabupaten Batanghari berasama Satuan Polisi Pamong Praja yang menyisir kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Senami bebeerapa hari lalu.

"Kami menemukan hutan karet seluas dua hektare dan sebuah pondok di dalam kawasan Tahura. Kebun karet tersebut diperkirakan berusia satu tahun," kata Yusuf, salah seorang staf Dinas Kehutanan Kabupaten Batanghari yang ikut menyisir kawasan hutan lindung tersebut, ketika ditanya, Rabu.

Anggota gabungan yang diturunkan untuk mengecek Tahura berjumlah 17 orang dari Dishut dan Satpol PP Kabupaten Batanghari.

Keberadaan pondok tersebut menguatkan dugaan, kebun karet tersebut betul-betul dipelihara dengan baik.

Namun, pihak Dishut, katanya, hingga kini belum menemukan pemilik kebun karet yang telah merambah sebagian kawasan Tahura tersebut.

"Kita masih menyelidiki dan menelusuri oknum yang telah merambah hutan lindung tersebut," ujar Yusuf.

Untuk menuju lokasi kebun karet di Tahura yang berjarak sekitar tiga kilometer itu , tim patroli terpaksa harus berjalan kaki sejauh tiga kilometer, karena tidak bisa dilalui kendaraan roda dua atau sepeda motor.

Tanaman karet seluas dua hektare tersebut akhirnya dimusnahkan dengan cara dicabut, termasuk pondok dan 62 batang kayu yang ditemukan di lokasi.

Berdasarkan informasi, perambahan di Tahura sudah seringkali terjadi, namun saat petugas Dinas Kehutanan dan Satpol PP berpatroli tidak berhasil menemukan oknum perambah yang menggarap lahan tersebut. (ANTARA)



Editor : Helti Marini S

COPYRIGHT © ANTARA 2026