Jakarta (ANTARA) - Perum LKBN Antara dan Federasi Bisnis Profesional Wanita (FBPW) Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pemberitaan dan pelatihan sebagai upaya meningkatkan peran dan kualitas hidup perempuan.
Direktur Utama Perum LKBN Antara, Benny Siga Butarbutar di Jakarta, Rabu, mengatakan dalam kerja sama tersebut, sebagai institusi media, pihaknya menyebarluaskan potensi-potensi perempuan Indonesia, baik di bidang bisnis, kepemimpinan, dan profesi guna membangun impresi yang bagus terkait perempuan.
Baca juga: LKBN ANTARA dukung penuh TVRI sukseskan tayangan Piala Dunia 2026
"Yang kedua adalah tentang kerja sama pelatihan dan pendidikan. Karena di sini kita bisa, ANTARA bisa memberikan pelatihan tentang jurnalistik, profesi wartawan perempuan, dan bagaimana itu membentuk sebuah pelatihan di bidang digitalisasi," kata Benny.
Dia menyebutkan dampak kerja sama itu akan dilihat melalui jumlah pemberitaan tentang perempuan berprestasi, serta yang memberikan makna bagi lingkungan sekitarnya. Selain itu, kerja sama itu diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian dalam diri perempuan, yang akan mendorong mereka untuk membela sesamanya.
Adapun sejumlah pelatihan yang diberikan ANTARA untuk FBPW Indonesia, seperti fotografi, manajemen media, dan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI). Selain itu, FPBW Indonesia memberikan sosialisasi serta pengecekan kesehatan gratis.
Baca juga: LKBN ANTARA siap dukung pelestarian warisan budaya lewat pemberitaan
Menurutnya, pengecekan kesehatan bagi perempuan sangat penting, karena sering kesehatan perempuan dilupakan, dan pihaknya mengapresiasi perhatian lebih tersebut.
Presiden Federasi Business and Professional Women (BPW) Indonesia Giwo Rubianto Wiyogo mengatakan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat membangun kapasitas perempuan agar bisa bersaing di tingkat global.
Giwo mengatakan pihaknya diberikan pendidikan, sosialisasi hak asasi manusia bagi para jurnalis, serta mamografi dan pemeriksaan USG gratis bagi seluruh wartawan Antara.
"Nota kesepahaman bersama ini adalah merupakan tindak lanjut yang direspons dari Bapak Benny selaku Dirut LKBN Antara pada waktu pertemuan kami pada tanggal 24 April lalu, dimana kami mendiskusikan isu-isu tentang peran perempuan, kebijakan, aturan dalam hal perlindungan kepada perempuan," katanya.
Menurutnya, peran dari Antara dalam penyebaran informasi yang kredibel, edukatif, dan inspiratif dapat membangun dan mendorong para perempuan agar lebih mandiri dan maju.
Pewarta: Mecca Yumna Ning PrisieUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026