Medan (Antara Bengkulu) - Sumatera Utara masih mendapat pasokan beras dari Sulawesi Selatan, awal pekan ini sebanyak 6.200 ton.

"Kapal yang mengangkut beras itu KM Amarta Jaya I sudah merapat di Pelabuhan Belawan dan kalau tidak ada halangan, beras itu dibongkar Senin sore," kata Humas Bulog Sumut, Rudi di Medan, Senin.

Dengan masuknya beras sebanyak 6.200 ton dari Sulawesi Selatan, sehingga stok beras di gudang Medan semakin memadai atau mencapai 90 ribuan ton.

Stok itu bisa untuk memenuhi kebutuhan sekitar sembilan bulan, karena alokasi kebutuhan di Sumut sebanyak  11.193.300 kilogram per bulan,.

Dia mengakui, pada awal Februari 2013, Sumut juga mendapat pasokan beras dari Sulawesi Selatan  sebanyak 7.800 ton.

Menurut rencana, beras dari Jawa Timur juga akan memasuki Sumut untuk memperuat stok.

"Selama 2013, selain dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, ada pasokan beras impor dari India sebanyak 5.600 ton yang merupakan beras  PSO (Public Service Obligation) jatah Sumut pada tahun lalu," katanya.

Kepala Dinas Pertanian Sumut, M.Room.S menyebutkan, Sumut tahun 2013  menargetkan produksi padi sebanyak 3.875.720 ton dari realisasi 2012 mencapai 3.841.778 ton.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi padi itu baik melalui penambahan luas tanam maupun produktivitas hasil panen petani.

Pada 2013, luas tanam padi di Sumut ditargetkan seluas 819.611 hektare dari 2012 seluas 801.509 hektare.

Produktivitas tanaman padi petani Sumut sendiri tahun ini juga ditargetkan naik menjadi 48,95 kwintal per hektare.

"Pemprov Sumut optimistis target produksi padi tahun ini bisa juga terealisasi bahkan terlampaui seperti yang terjadi tahun lalu, karena hingga mulai memasuki masa panen dewasa ini, tidak ada gangguan berarti," katanya. (ANTARA)



Editor : Helti Marini S

COPYRIGHT © ANTARA 2026