.....Syarat penerima adalah petani yang tergabung dalam kelompok tani dan memiliki lahan.....Bengkulu (Antara Bengkulu) - Dinas Perkebunan Provinsi Bengkulu menyediakan 400 ribu batang bibit karet unggul untuk mengganti bibit asalan petani di daerah itu.
"Pengadaan bibit unggul tahun ini dominan komoditas karet mencapai 400 ribu batang," kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Bengkulu Ricky Gunarwan di Bengkulu, Senin.
Ia mengatakan pengadaan bibit karet unggul tersebut sesuai permintaan petani yang cenderung meningkat ke komoditas karet.
Komoditas tersebut dapat dikembangkan di 10 kabupaten dan kota yang terdapat di provinsi itu.
Penyaluran bibit tersebut kata dia melalui kelompok tani yang diusulkan lewat dinas perkebunan kabupaten dan kota dan diteruskan ke provinsi.
"Syarat penerima adalah petani yang tergabung dalam kelompok tani dan memiliki lahan," katanya.
Ricky mengatakan, agar penyaluran merata, setiap petani akan mendapat 250 batang bibit karet unggul atau untuk setengah hektare lahan.
Saat ini kata dia proses pengusulan dari kelompok tani sedang diproses di dinas perkebunan kabupaten dan kota, sehingga diharapkan pada Juni atau Juli 2013 sudah dapat disalurkan.
Awalnya kata dia, Disbun mengalokasikan 100 ribu batang bibit kopi unggul, namun dialihkan ke karet karena masa tanam kopi diperkirakan sekitar Oktober hingga November.
"Pengalihan sudah kami usulkan ke DPRD, mudah-mudahan disetujui," katanya.
Data Disbun Provinsi Bengkulu menyebutkan luas areal perkebunan karet yang sudah menghasilkan mencapai 70.745 hektare.
Sedangkan luas areal tanaman yang belum menghasilkan 28.525 hektare dan tanaman yang tidak menghasilkan atau rusak mencapai 7.485 hektare sehingga total luas areal penanaman 106.755 hektare.
Sementara produksi karet pada 2008 sebanyak 45.064 ton, pada 2009 menjadi 46.215 ton, pada 2010 sebanyak 48.688 ton dan pada 2011 sebanyak 91.320 ton. (ANTARA)
Editor : Helti Marini S
COPYRIGHT © ANTARA 2026