Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mencatat kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak sapi, kerbau, dan kambing di daerah ini bertambah menjadi 560 ekor.
"Per 15 Agustus 2022 sudah bertambah 36 hewan sehingga jumlah hewan ternak yang terjangkit PMK sebanyak 560 hewan," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Apriansyah, di Mukomuko, Selasa.
Ia mengatakan hal itu terkait perkembangan kasus PMK sejak 13 Agustus 2022 bertambah menjadi 524 ekor, kemudian 15 Agustus 2022 bertambah menjadi 560 hewan.
Ia menjelaskan, sebanyak 36 hewan ternak yang terjangkit PMK per 15 Agustus 2022 tersebut tersebar di tiga wilayah, yakni di Desa Rawa Bangun 21 ekor, Desa Rawa Mulya tujuh ekor, dan Desa Bandar Jaya delapan ekor.
Sebanyak 36 hewan ternak yang terjangkit PMK di tiga wilayah eks transmigrasi di daerah ini terhitung per 15 Agustus 2022 tersebut jenis sapi.
Dari sebanyak 560 hewan ternak yang terjangkit PMK tersebut, sebanyak 299 hewan sudah sehat, sembilan hewan mati, dan tiga hewan
dipotong paksa.
dipotong paksa.
Ia mengatakan, sampai sekarang sebanyak 249 hewan ternak yang sakit dan masih menjalani pengobatan.
Ia mengatakan selain memberikan pengobatan pada ternak sakit sekaligus memberikan vaksinasi untuk mencegah hewan terjangkit PMK.
Ia mengatakan, daerah ini menerima bantuan sebanyak 6.400 dosis vaksin PMK untuk sebanyak 6.400 hewan ternak sapi, kerbau, dan kambing dari pemerintah provinsi setempat.
Ia mengatakan, dari sebanyak 6.400 dosis vaksin untuk mencegah PMK pada hewan ternak tersebut, masih ada sisa vaksin PMK sebanyak 3.650 dosis.
Sebanyak ribuan vaksin PMK tersebut telah didistribusikan ke tiga pusat kesehatan hewan (puskeswan) di Kecamatan Ipuh, Kecamatan Penarik, dan Kecamatan Air Manjuto.
Selanjutnya petugas peternakan dan kesehatan hewan yang tersebar di tiga puskeswan di daerah ini yang melakukan jemput bola untuk memberikan pelayanan vaksinasi di wilayahnya masing-masing.
Selain itu, ia mengimbau warga untuk mengikat hewan ternak guna memudahkan petugas memberikan vaksinasi PMK.***3***
Pewarta: Ferri AryantoUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.