Mukomuko (Antara) - Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pada 2014 memperoleh penambahan anggaran untuk jaminan kesehatan daerah bagi warga miskin di daerah itu sebesar Rp1,2 miliar.
"Di APBD perubahan, ada penambahan anggaran jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) sebesar Rp1,2 miliar," kata Kabid Farmasi dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Khairul Saleh, di Mukomuko, Jumat.
Ia mengatakan, penambahan anggaran sebesar itu untuk operasional dan pelayanan pengobatan gratis bagi warga miskin di daerah itu sampai akhir tahun ini.
Sementara anggaran Jamkesda dari APBD murni tahun ini sebesar Rp2,06 miliar, kata dia, pada bulan Juni 2014 telah terserap semua.
Sehingga, lanjutnya, setelah anggaran tersebut habis, tidak ada lagi anggaran untuk biaya pengobatan warga miskin yang ditanggung oleh Jamkesda mulai bulan Juli sampai sekarang.
"Warga juga setelah itu tidak ada yang mengajukan permohonan untuk berobat menggunakan Jamkesda karena mereka tahu dana Jamkesda sudah habis," ujarnya.
Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu anggaran tambahan untuk Jamkesda itu cair dan dijadwalkan sekitar bulan Oktober. Setelah dana itu cair warga dapat mempergunakannya lagi untuk berobat gratis.
Ia menerangkan, anggaran Jamkesda cepat habis sebelum waktu karena besarnya permintaan dari warga miskin di daerah itu yang menggunakan anggaran tersebut untuk berobat gratis.
Sedangkan lima penyedia pelayanan kesehatan (PPK) yang melayani pasien Jamkesda ini, sebutnya, yakni RSUD setempat, RSU M Yunus Kota Bengkulu, RSJKO, Puskesmas Kecamatan Ipuh, dan Puskesmas Kecamatan Kota Mukomuko.
Ia berharap, dengan adanya penambahan dana untuk Jamkesda ini mencukupi pembiayaan pengobatan bagi warga miskin di daerah itu sampai akhir tahun ini. ***2***
: Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.