"Saat ini stok blanko KTP elektronik yang kami miliki mencapai 2.100 keping, stok blanko ini mencukupi hingga beberapa bulan ke depan baik untuk pencetakan KTP baru maupun pergantian KTP yang rusak atau perubahan data," kata Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Dukcapil Kabupaten Rejang Lebong M Ikhwan di Rejang Lebong, Rabu.
Dia menjelaskan, stok blanko yang mereka miliki tersebut merupakan bantuan dari Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu dan juga kiriman dari Kemendagri.
Stok blanko KTP itu sendiri, kata dia, disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah itu mendekati Pemilu 2024 yang saat ini belum melakukan perekaman data dengan jumlah mencapai 15.000 jiwa.
Kalangan warga Rejang Lebong yang belum melakukan perekaman data KTP-el ini tersebar dalam 15 kecamatan, di mana untuk menuntaskan perekaman ini pihaknya mendatangi masing-masing desa atau kelurahan yang penduduknya banyak belum melakukan perekaman data.
"Selain itu kita juga sudah mendatangi sekolah tingkat SMA sederajat yang siswanya sudah wajib memiliki KTP. Sekolah tingkat SMA sederajat di wilayah perkotaan semuanya sudah kita datangi," terangnya.
Sejauh ini jumlah warga Kabupaten Rejang Lebong yang sudah melakukan rekam data KTP-el saat ini mencapai 194.000 jiwa lebih atau 92 persen dari jumlah wajib KTP sebanyak 209.057 jiwa.
"Untuk warga yang membuat KTP elektronik baru atau melakukan pergantian KTP elektronik langsung kita buatkan Identitas Kependudukan Digital atau IKD, saat ini sudah ada lebih dari 550 orang dari target sebanyak 48.500 orang," demikian M Ikhwan.
Pewarta: Nur MuhamadUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026