Bengkulu (ANTARA Bengkulu) - Dinas Kesehatan Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, mengimbau para pengguna jaminan persalinan (Jampersal) masuk program keluarga berencana (KB) untuk menekan angka kelahiran di daerah itu.

"Kami mengimbau kepada warga Bengkulu Utara yang menggunakan fasilitas Jampersal ketika melahirkan baik di Puskesmas maupun di rumah sakit umum agar mengikut Program KB," kata Kabid Perantara Masyarakat, Dinas Kesehatan Bengkulu Utara, Yenti, Sabtu.

Ia mengatakan, jumlah masyarakat yang mengunakan fasilitas jaminan persalinan di Bengkulu Utara sampai Desember 2011 tercatat sebanyak 450 orang.

Pengguna Jampersal sebanyak ini tersebar di sejumlah kecamatan di daerah itu. Mereka melahirkan dan di sejumlah puskesmas dan rumah sakit umum (RSU) setempat.

"Ibu melahirkan menggunakan fasilitas jampersal di RSU ditampung di kelas III. Hal ini sesuai dengan ketentuan batasan jaminan yang diberikan program tersebut kepada masyarakat pengguna program tersebut," ujarnya.

Terkait dengan hal tersebut, Dinkes Bengkulu Utara mengimbau kepada warga daerah itu yang telah menggunakan fasilitas jampersal agar mengikuti Program KB secara gratis.

Sedangkan Program KB yang ditawarkan Dinkes Bengkulu Utara kepada mereka berupa KB IUD, pil dan implan. "Bagi mereka yang ingin masuk Program KB tidak akan dikenakan biaya sama sekali alias gratis dari Dinkes setempat," ujarnya.

Hal ini dilakukan dalam rangka menyukseskan Program KB di wilayah Bengkulu Utara ke depan, sehingga angka kelahiran di daerah ini dapat dikendalikan sesuai harapan pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat.(ANT/212)


    




: Indra Gultom

COPYRIGHT © ANTARA 2026