Mukomuko (Antara) - Komisi III DPRD Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menyetujui penambahan anggaran jaminan kesehatan daerah (jamkesda) sebesar Rp1 miliar untuk memenuhi kebutuhan biaya berobat gratis bagi 18.000 warga miskin di daerah itu.

"Komisi III DPRD setuju menambah dana jamkesda dalam APBD perubahan sebesar Rp1 miliar," kata Kabid Farmasi dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Khairul Saleh di Mukomuko, Selasa.

Ia mengatakan, sebelumnya dana untuk jamkesda sebesar Rp1 miliar. Dana itu sudah habis digunakan untuk membiayai pengobatan gratis warga miskin di daerah itu.

Menurut dia, dana jamkesda itu sudah habis sejak triwulan ketiga 2015.

Sejak dana itu habis pembiayaan pengobatan gratis bagi warga miskin dihentikan.

"Setelah final penambahan dana jamkesda sebesar RpRp1 miliar, baru dilanjutkan lagi pemberikan pelayanan kesehatan bagi warga miskin," ujarnya.

Mengenai rencana instansi itu menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sebagai penyedia jamkesda di daerah itu, ia mengatakan, masih menunggu data warga miskin dari Dinas Sosial setempat.

"Kita tunggu dahulu data warga miskin, karena dinas sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS) yang punya kewenangan untuk menentukan warga tersebut miskin atau tidak," ujarnya lagi.

Lebih lanjut, ia mengatakan, sepanjang belum ada penyerahan pelayanan kesehatan bagi warga miskin ke BPJS, penggunaan dana jamkesda dengan sistem kepesertaan terbuka.***4***

Pewarta: Ferri Arianto
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026