"Jenderal Besar Soedirman menjadi panutan prajurit TNI untuk tetap dekat dengan rakyat meski beliau dalam kondisi sakit parah saat berjuang," kata Danrem di sela peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-70 TNI di Bengkulu, Senin.
Ia mengatakan Jenderal Besar yang berlatar belakang seorang guru lalu memilih jalur berjuang bersama rakyat melawan penjajah.
Menurutnya, kegiatan prajurit TNI manunggal bersama rakyat untuk membangun fasilitas umum merupakan gambaran kedekatan TNI dengan masyarakat yang sudah dibangun sejak perjuangan kemerdekaan.
Hal itu kata dia semakin dipertegas dengan tema HUT ke-70 TNI pada 2015 yaitu "Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional, Siap Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian".
Peringatan HUT TNI di jajaran Korem 041 Garuda Emas Bengkulu dipusatkan di kawasan "sport center" Pantai Panjang, Kota Bengkulu.
Berbagai penampilan antara lain atraksi dol, teatrikal tentang perjuangan Jenderal Besar Soedirman dan sejumlah tarian yang berasal dari daerah-daerah juga ditampilkan di hadapan para undangan dan keluarga besar prajurit TNI Angkatan Darat dan Angkatan Laut.
Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah saat menyampaikan sambutan dalam acara syukuran HUT ke-70 TNI mengatakan peran TNI dalam pembangunan semakin nyata dengan program manunggal bersama rakyat.
"Peran TNI sangat penting dalam pembangunan daerah, terutama wilayah yang selama ini jauh dari akses pembangunan, kami mengharapkan kerja sama TNI, masyarakat dan pemerintah semakin meningkat," katanya.***2***
Pewarta: Helti Marini SipayungUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.