Mukomuko (Antara) - Tim gabungan Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, membersihkan belasan jerat harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) dalam kawasan hutan negara di daerah itu.

"Kami lupa jumlah jerat harimau yang sudah dibersihkan. Tetapi sekitar belasan jerat harimau," kata Kepala Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Kabupaten Mukomuko, Jasmin Sinaga, di Mukomuko, Sabtu.

Tim gabungan pemerintah setempat terdiri dari petugas KPHP, polisi, TNI, dan petugas PT Sifef Biodiversity Indonesia.

Ia mengatakan, tim menemukan jerat harimau itu di dalam kawasan hutan produksi (HP) dan hutan produksi terbatas (HPT) Air Manjuto.

Petugas dari PT Sifef Biodiversity Indonesia yang paling banyak menemukan jerat harimau karena jerat itu dipasang dalam kawasan hutan yang masuk dalam wilayah kerja perusahaan yang melakukan perlindungan ekosistem dalam hutan negara di daerah itu.

Selain itu, katanya, pihak perusahaan juga membantu tim gabungan dalam melakukan penertiban aktivitas pembalakan liar dalam kawasan hutan di daerah itu.

Ia mengatakan, perusahaan juga menggunakan kamera pengintai untuk mengawasi ekositem dalam kawasan hutan di daerah itu.

Sehingga, katanya, terpantau ada dua ekor harimau yang mengalami cedera diduga akibat terkena jeratan pemburu.

"Kami meminta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mengobati dua ekor harimau sumatera yang terpantau lewat kamera pengintai di kawasan hutan negara di daerah itu mengalami cedera," ujarnya. ***3***

Pewarta: Ferri Arianto
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026