Eindhoven (Antara/Reuters) - PSV Eindhoven bermain selama lebih dari 20 menit dengan sepuluh pemain namun mampu menahan imbang tanpa gol tamunya Atletico Madrid, pada pertandingan leg pertama putaran 16 besar Liga Champions mereka pada Rabu.
Klub Spanyol itu memiliki reputasi harum untuk pertahanan kokoh mereka musim ini, namun justru juara Belanda tersebut yang mampu tampil gemilang di lini belakang untuk tidak kemasukan dan membuat peluang kedua tim tetap seimbang menjelang pertandingan leg kedua pada 15 Maret.
PSV, yang melakukan penampilan perdananya di fase gugur kompetisi ini sejak 2007, dipaksa bermain bertahan pada fase akhir pertandingan setelah penyerang 20 tahun Gaston Pereiro diusir keluar lapangan karena mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-68.
Setelah mendapat peringatan pada babak pertama, ia diusir akibat pelanggarannya terhadap bek Atletico Diego Godin.
Tim tuan rumah memulai permainan dengan semangat ambisius, memainkan tiga penyerang meski tidak diperkuat pencetak gol terbanyak Luuk de Jong yang terkena skors.
Pertandingan ini hanya menghadirkan sedikit peluang bersih untuk kedua tim dan dihiasi banyaknya pergantian penguasaan bola, di mana peluang-peluang pada babak pertama kerap dirusak oleh penyelesaian akhir yang buruk.
Godin memasukkan bola ke gawang melalui tandukannya pada pertengahan babak kedua, namun gol itu tidak disahkan karena ia mendorong pemain bertahan PSV.
Peluang terbaik di babak pertama juga menjadi milik Atletico.
Penyerang Luciano Vietto berlari mengejar bola panjang pada menit ketiga dan mencungkilnya melewati kiper PSV Jeroen Zoet, namun bola dapat disapu sebelum melintasi garis gawang oleh bek Jeffrey Bruma.
Atletico harus menanti selama hampir satu jam untuk mendapatkan peluang lain, di mana pemain pengganti Fernando Torres melepaskan sepakan melebar sesaat setelah ia masuk lapangan.
Bruma kemudian memblok upaya jarak dekat dari Angel Correa pada sepuluh menit terakhir, di mana bola menghantam wajahnya dan jatuh ke kakinya.
Bagaimanapun, ia meneruskan permainan, dan memainkan peran penting bagi pertahanan sekokoh batu karang untuk membendung serangan tim Spanyol.
Satu-satunya peluang PSV di babak kedua didapat ketika Maxime Lestienne, yang kembali dari cedera, mengirim umpan silang untuk sesama pemain pengganti Jorrit Hendrix namun tembakan setengah volinya melambung di atas gawang.
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026