"Sedangkan sisanya sebanyak 26.754 orang warga miskin di daerah ini sudah mendapatkan jaminan kesehatan masyarakat," kata Kabid Farmasi dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Khairul Saleh di Mukomuko, Jumat.
Ia mengungkapkan, selama ini sebanyak 25 ribu orang warga miskin tersebut menggunakan program jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) untuk berobat gratis.
Tetapi, katanya, tahun ini tidak ada lagi program jamkesda itu. Sebagai gantinya warga miskin tersebut didaftarkan sbagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan.
Tetapi, katanya, pemerintah setempat pada tahun ini hanya mampu menjamin biaya kesehatan bagi sebanyak 7.000 orang warga miskin.
"Anggaran untuk mendaftarkan warga miskin menjadi peserta BPJS kesehatan pada tahun ini sebesar Rp2 miliar sehingga yang mampu diakomodir sebanyak 7.000 orang," ujarnya.
Ia mengatakan, pemerintah setempat membutuhkan anggaran sekekitar Rp7 miliar untuk mendaftarkan sebanyak 25 ribu orang warga miskin ini menjadi peserta BPJS kesehatan.
Ia mengusulkan, penambahan jumlah warga miskin yang belum mendapatkan jaminan kesehatan pada tahun 2018 mendatang. ***4***
Pewarta: Ferri AriantoUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.