Bengkulu (ANTARA) - PO SAN menyiapkan 56 unit kendaraan bus yang melayani rute sejumlah wilayah di Sumatra dan Jawa untuk mendukung kelancaran transportasi masyarakat selama periode Lebaran 2026.

"Kami menyiapkan total 56 kendaraan untuk angkutan Ramadhan dan Lebaran, termasuk enam unit bus baru yang melayani rute Bengkulu-Solo-Ponorogo via Tasikmalaya dan Semarang dengan pelayanan kelas bisnis,” kata Direktur Utama PT SAN Putra Sejahtera Kurnia Lesani Adnan di Bengkulu, Sabtu.

Menurut Sani, penguatan armada tersebut dilakukan guna meningkatkan kapasitas layanan sekaligus memberikan kenyamanan kepada penumpang pada perjalanan jarak jauh lintas provinsi.

Dia mengatakan PO SAN memastikan armada dalam kondisi laik jalan serta didukung kru yang siap melayani termasuk selama periode lebaran.

Selain kesiapan armada pihaknya mengantisipasi potensi cuaca selama periode mudik dengan mengingatkan kru agar menjaga kesehatan dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen PO SAN dalam mendukung kelancaran arus mudik serta memberikan pelayanan transportasi yang aman dan nyaman kepada masyarakat.

Tidak hanya memastikan kenyamanan dan keamanan penumpang dengan armada dan kru kondisi prima.

PO SAN juga fokus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keamanan berkendara.

Sebelumnya, PO SAN berkolaborasi dengan Kepolisian RI, KNKT dan Jasa Raharja telah menggelar program peningkatan budaya aman berkendara generasi muda, khususnya para pelajar.

"PT SAN Putra Sejahtera sebagai salah satu operator bus di Provinsi Bengkulu bersama pemangku kepentingan, yaitu Satlantas Polresta Bengkulu, Jasa Raharja dan kami libatkan juga KNKT, ingin memberikan edukasi kepada adik-adik, anak-anak untuk berkendara dengan aman dan bertanggung jawab," kata Sani.

Keselamatan di jalan raya masih menjadi isu penting di Indonesia. Berdasarkan data dari Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri), sepanjang Januari hingga Juni 2025 tercatat sebanyak 70.749 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan 11.262 korban meninggal dunia.

Perilaku terbanyak pengemudi yang memicu kecelakaan adalah tak mampu menjaga jarak aman antar kendaraan.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap keselamatan transportasi itu pula lah, PT SAN Putra Sejahtera, pemilik Perusahaan Otobus Siliwangi Antar Nusa (PO SAN) menyelenggarakan seminar dan kampanye keselamatan lalu lintas.

Kurnia Lesani Adnan (Sani) menyampaikan bahwa kesadaran berlalu lintas harus dimulai sejak dini. Budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab bukan hanya soal aturan, tetapi soal moral dan kebiasaan.

Kesadaran tersebut harus ditanamkan sejak kecil, dimulai dari keluarga dan diperkuat melalui pendidikan di sekolah.

 



Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026