Denpasar (ANTARA) - Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA memastikan hadir untuk membantu menyebarluaskan manfaat dari kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali.

“ANTARA, TVRI dan RRI memastikan akan menjadi partner dalam mengamplifikasi berita-berita positif tentang manfaat KEK bagi masyarakat, bagi Indonesia, ekonomi, budaya, dan juga identitas Bali itu sendiri,” kata Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, Benny Siga Butarbutar di Denpasar, Senin.

Benny menyampaikan hal ini di sela mendampingi Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI, dimana dari hasil pendalaman ditemukan ada banyak dampak positif dari proyek strategis pemerintah yang belum tersorot.

Bahkan, sejumlah pemberitaan justru hanya menyoroti dampak negatif tanpa data dan fakta resmi, baik dari pihak pemerintah daerah, legislatif, maupun investor PT Bali Turtle Island Development (BTID) selaku pengelola kawasan.

Setelah mendengar berbagai penjelasan, Benny menemukan bahwa kawasan di tengah Pulau Serangan ini memberikan manfaat besar sesuai dengan prinsip masyarakat Bali, yaitu tidak hanya ekonomi, tapi juga penjagaan terhadap budaya, karakter dan identitas masyarakat lokal.

“Jadi, hari ini mereka (Komisi VII DPR RI) meminta kepastian bagaimana dari perspektif pemerintah pusat yang menjelaskan tentang seluruh prosedurnya dan bisa dipenuhi, dan juga dari investor Kura Kura Bali yang menjelaskan bahwa mereka mengikuti sepenuhnya prosedur dan aturan yang berlaku di Indonesia tentang investasi dan di Pulau Dewata secara khusus,” ujarnya.



Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026