.....Lahannya KBD hingga sekarang belum tersedia, untuk lokasi juga termasuk dibutuhkan untuk pembangunan KBD.....Mukomuko (ANTARA Bengkulu) - Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, berupaya memiliki kebun bibit daerah pada 2013 agar petani setempat bisa mendapatkan bibit sawit dan karet unggul dengan harga subsidi.
"Tahun ini usulan dana sebesar dua miliar rupiah untuk pembangunan kebun bibit daerah (KBD), sedangkan kegiatannya tahun 2013," kata Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan Pemkab Mukomuko Budi Yanto di Mukomuko, Jumat.
Selain usulan kebutuhan dana untuk pembangunan KBD Mukomuko sebesar dua miliar rupiah, pihaknya juga membutuhkan lahan untuk KBD seluas minimal 25 hektare.
"Lahannya KBD hingga sekarang belum tersedia, untuk lokasi juga termasuk dibutuhkan untuk pembangunan KBD," ujarnya.Sebagai salah satu program dari instansi itu sejak lama, katanya, KBD saat ini sangat dibutuhkan petani kebun sawit dan karet di daerah itu untuk mendapatkan bibit unggul dengan harga subsidi.
Hal itu, katanya, karena harga jual bibit sawit dan karet unggul di perusahaan perkebunan sangat tinggi dan sulit dijangkau oleh petani kebun dengan lahan terbatas di daerah itu."Jika perusahaan perkebunan menjual bibit sawit unggul dengan harga di atas Rp40.000 per batang, maka KBD menawarkan harga di bawah itu, berkisar Rp25.000 hingga Rp30.000 per batang," ujarnya.
Ia mengatakan, KBD milik pemerintah setempat bisa menjadi salah satu sumber pemasukan bidang itu untuk pendapatan asli daerah. "Kalau KBD ditangani dengan baik dan maksimal kami yakin dari hasil penjualan meskipun dengan harga rendah bisa menjadi pemasukan bagi PAD," ujarnya.(fto)
Editor : Helti Marini S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.