"Dana operasional pendamping program ini bersumber dari APBD tahun ini," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Arif Isnawan di Mukomuko, Senin.
Kabupaten Mukomuko tahun ini diusulkan mendapat bantuan program peremajaan kebun kelapa sawit di lahan seluas 3.000 hektare dari pemerintah pusat.
Ia mengatakan, pemerintah daerah setempat menganggarkan dana operasional petugas pendamping program ini karena pemerintah setempat yakin daerah itu mendapat program tersebut.
Ia menyatakan, pemerintah daerah setempat menganggarkan dana operasional petugas dalam melakukan sosialisasi terkait petunjuk teknis pelaksanaan progam ini.
Selain itu, katanya, operasional untuk melakukan verifikasi data calon penerima dan calon lokasi lahan perkebunan kelapa sawit seluas sekitar 3.000 hektare yang diusulkan mendapat bantuan program peremajaan atau "replanting" tanaman kelapa sawit tidak produktif dari pemerintah pusat.
Ia menyatakan, petugas perkebunan Dinas Pertanian setempat menggunakan alat GPS untuk mengukur luas lahan perkebunan kelapa sawit yang diusulkan mendapat program ini.
Instansi itu mengusulkan calon penerima dan calon lokasi lahan perkebunan kelapa sawit seluas 3.000 hektare yang diusulkan mendapat program peremajaan sawit kepada pemerintah pusat.
Luas lahan perkebunan kelapa sawit yang diusulkan mendapat program peremajaan tanaman kelapa sawit tidak produktif tersebut melebihi dari target yang ditetapkan seluas 1.800 hektare.
Pewarta: Ferri AriantoUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.