“Masih terjadi penurunan harga di beberapa PMKS. Kalau keterangan dari pihak pabrik penyebabnya karena penurunan harga CPO,” kata Kepala Seksi Kemitraan dan Perizinan Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Sudianto di Mukomuko, Jumat.
Ia mengatakan hal itu usai melakukan pendataan harga tandan buah segar kelapa sawit di seluruh pabrik minyak mentah kelapa sawit dan penyebab harga sawit tersebut mengalami penurunan.
Ia menyatakan, berdasarkan hasil koordinasinya dengan sebanyak 12 pabrik minyak kelapa sawit terkait penyebab harga sawit turun, sebagian besar karena pengaruh penurunan harga CPO.
“Memang ada pabrik yang tidak tahu penyebabnya seperti pabrik PT Sapta, tetapi mayoritas pabrik mengungkapkan penyebebabkan karena pengaruh penuran harga CPO,” ujarnya.
Ia menyebutkan, harga sawit di PT BMK membeli tandan buah segar kelapa sawit milik petani setempat sebesar Rp1.320 per kg, menurun dibandingkan sebelumnya sebesar Rp1.390 per kg.
Kemudian di pabrik PT GSS turun dari sebesar Rp1.370 per kg menjadi Rp1.310 per kg, PT USM turun dari sebesar Rp1.400 per kg menjadi Rp1.330 per kg, pabrik PT KSM turun dari Rp1.280 per kg menjadi Rp1.220 per kg.
Lalu harga sawit di PT MMIL turun dari sebesar Rp1.280 per kg menjadi Rp1.220 per kg, harga sawit di PT AMK turun dari sebesar Rp1.285 per kg menjadi 1.225 per kg, harga sawit di PT SAP turun dari sebesar Rp1.210 per kg menjadi Rp1.200 per kg.
Harga harga sawit di PT KAS turun dari sebesar Rp1.280 per kg menjadi Rp1.220 per kg, harga sawit di PT DDP Ipuh dan Desa Lubuk Bento masing-masing turun dari sebesar Rp1.280 per kg menjadi Rp1.250 per kg.
Pewarta: Ferri AriantoUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026