Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu merilis dari 6.276 peserta ujian nasional dari 53 sekolah di kota, sebanyak 33 siswa Drop Out (DO) dan satu siswa dinyatakan tidak lulus. 

"Kami baru saja mendapat hasil rekapan kelulusan, dari seluruh sekolah yang ikut ujian. Kelulusan diumumkan di sekolah masing-masing," Kata Ketua Panitia Unas SD/SMP Dikbud Kota, Huteman Mulyadi di Bengkulu, Senin. 

Siswa yang dinyatakan tidak lulus tersebut berasal dari SMPN 22 Kota Bengkulu. 

Sedangkan siswa yang di DO berasal dari SMP 03, SMP 09, SMP 11, SMP 12, SMP 13, SMP 14, SMP 19, SMP 20, SMP 22, SMP 25, SMP TRBK Gading Cempaka, TRBKN Selebar, SMP Idhata, SMP Serunting 1, SMP Budi Mulia,  dan MTs Ja Al-Haq. 

Lanjut Hutamen, sekolah penyumbang terbanyak siswa DO berasal dari SMPN TRBK Gading Cempaka yaitu sebanyak 7 orang yang terdiri dari 5 orang laki-laki dan dua orang perempuan 2 orang. 

"Hal tersebut menjadi bahan evaluasi kami kedepannya seperti apa. Apalagi, ujian tahun ini ditengah pandemi COVID-19," ujarnya.

Ia sangat menyayangkan jumlah siswa yang tidak lulus, sebab ditengah wabah COVID-19 ini pihak sekolah telah banyak memberikan keringanan dalam penilaian namun masih ada yang tidak lulus.

Pewarta: Anggi Mayasari

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2020