Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi memperketat penjagaan guna mengantisipasi peristiwa dugaan bom bunuh diri yang dilakukan seorang pria di Mapolsek Astanaanyar Bandung, Jawa Barat, pagi tadi.

Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Gidion Arif Setyawan mengatakan pengetatan penjagaan dilakukan mulai dari petugas jaga di pintu masuk dengan menambah jumlah personel yang bertugas.

"Mulai dari penjagaan di pintu masuk, kita tambah personel petugas jaga," katanya di Cikarang, Rabu.

Baca juga: Ledakan diduga bom terjadi di Polsek Astanaanyar Bandung

Baca juga: Polsek Astanaanyar dikosongkan sementara pascaledakan bom

Selain penambahan personel di akses masuk Mapolres Metro Bekasi, petugas juga disiagakan penuh untuk mengawasi setiap kamera pengawas yang terpasang di seluruh area Polres.

Kapolres juga menyiagakan petugas penjagaan komando yang melaksanakan tugas bersifat preventif guna mengamankan markas komando maupun lingkungan sekitar.

Gidion pun memastikan kesiapan seluruh personel penjagaan dengan melakukan pengecekan langsung kepada setiap petugas yang hari ini bertugas di Mapolres Metro Bekasi.

"Kita semua tentu berharap kejadian di Bandung tidak terulang kembali di sini maupun di markas polisi daerah lain di Indonesia," ujarnya berharap.

Diketahui telah terjadi ledakan diduga bom bunuh diri di area pintu masuk Mapolsek Astana Anyar Bandung pada Rabu (7/12) pagi. Pelaku diduga seorang lelaki. Polisi hingga kini masih menyelidiki peristiwa ini.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polres Bekasi perketat penjagaan antisipasi peristiwa bom Bandung

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2022