PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mencatat hingga saat ini sebanyak 64.000 kendaraan roda empat di Provinsi Bengkulu telah menggunakan aplikasi MyPertamina untuk program subsidi tepat sasaran.

Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Regional Sumbagsel Aji Anom Purwasakti mengatakan Provinsi Bengkulu merupakan wilayah ketiga tertinggi se-Indonesia yang menggunakan aplikasi MyPertamina.

"Hingga saat ini pengguna aplikasi MyPertamina di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu telah mencapai 64.000 kendaraan roda empat," katanya di SPBU Kebun Tebeng, Kota Bengkulu, Senin.

Dengan tingginya pengguna MyPertamina di Provinsi Bengkulu menjadi salah satu faktor diterapkannya program subsidi tepat sasaran dan melalui program tersebut diharapkan penyaluran BBM subsidi jenis Biosolar dan Pertalite tepat sasaran.

Menurut Anom, pembelian BBM subsidi jenis Biosolar dengan QR code bertujuan agar penyaluran lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kuota harian yang tertuang dalam surat keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) No. 04/P3JBT/BPH Migas/KOM/2020.

Dengan demikian, setiap kendaraan memiliki ketentuan kuota harian yaitu dengan pembelian maksimal 60 liter per hari untuk kendaraan pribadi roda empat, kemudian 80 liter per hari untuk kendaraan umum angkutan orang atau barang roda empat.

Serta, maksimal 200 liter per hari untuk kendaraan umum angkutan orang atau barang roda enam atau lebih.

Sedangkan, bagi masyarakat yang belum mendaftarkan diri dalam subsidi tepat MyPertamina, maka pembelian BBM subsidi jenis Biosolar dibatasi maksimal 20 liter per hari.

"Saat ini, seluruh proses pendaftaran masih terus berlangsung, kami mengimbau kepada masyarakat untuk dapat segera mendaftarkan kendaraannya melalui program subsidi tepat agar BBM subsidi dapat benar-benar tersalurkan kepada masyarakat yang berhak," ujar Anom.

Bagi masyarakat yang ingin melakukan pendaftaran program subsidi tepat dapat melalui website subsiditepat.mypertamina.id, aplikasi MyPertamina, ataupun pendaftaran secara langsung di SPBU Pertamina.

Untuk melakukan pendaftaran, konsumen perlu menyiapkan dokumen yang nantinya akan diunduh melalui website yaitu foto KTP, foto Diri, foto STNK (tampak depan dan belakang), foto kendaraan tampak keseluruhan, foto kendaraan tampak depan nomor polisi dan foto KIR bagi kendaraan pengguna KIR.

Provinsi Bengkulu menerima alokasi bahan bakar minyak (BBM) subsidi dari BPH Migas pada 2023 sebanyak 394.172 kiloliter.

Dari kuota tersebut, 105.696 kiloliter jenis Biosolar dan 288.476 kl jenis Pertalite untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama 2023.

Pewarta: Anggi Mayasari

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2023