Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mendirikan 58 pos pengamanan yang tersebar di 17 kabupaten/kota di provinsi ini menghadapi peningkatan aktivitas dan mobilitas masyarakat pada arus mudik Lebaran 2023.

"Guna menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas selama arus mudik Lebaran 2023, kami mendirikan pos pengamanan di pusat keramaian dan jalur lalu lintas," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol.Supriadi, di Palembang, Senin.

Selain pos pengamanan, menurut Supriadi, pihaknya menyiagakan 10 pos terpadu, 22 pos pelayanan, dan satu pos pantau.

Fungsi pos pengamanan yang didirikan di sepanjang ruas jalan yang dilewati pemudik, katanya, untuk memberikan perlindungan dan pelayanan masyarakat, termasuk bisa dimanfaatkan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik sebagai tempat istirahat melepas lelah sesaat setelah melakukan perjalanan jauh.

Selain itu, katanya. dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait rute atau kondisi jalan yang hendak dilewati pemudik.

"Kami akan memberikan pengamanan maksimal dan menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan masyarakat saat melakukan perjalanan mudik," ujarnya.

Untuk pengamanan jalur yang dinilai rawan, Polda Sumsel menambah beberapa personel untuk melakukan patroli sebagai antisipasi terjadinya aksi kriminal di daerah tersebut.

"Bahkan, anggota di lapangan tidak segan-segan melakukan tindakan tegas dan terukur jika ada orang yang hendak mengganggu keamanan, termasuk di titik-titik yang dianggap rawan dilakukan patroli rutin," katanya..

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol.M Pratama Adhyasastra menambahkan puncak arus mudik Lebaran 2023 diprediksi terjadi pada 20 April 2023, sedangkan puncak arus balik diprediksi terjadi mulai 26 April hingga 30 April 2023.

"Kami sudah memprediksi puncak arus mudik dan balik Lebaran 2023, termasuk melakukan berbagai persiapan untuk membantu pengamanan serta kelancaran arus mudik dan balik Lebaran," ujarnya.

Pewarta: Yudi Abdullah

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2023