Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Bukittinggi, Sumatera Barat, menangkap tujuh orang pemuda yang diduga menggunakan narkoba jenis ganja secara bersama-sama di sebuah ruang belajar sekolah dasar (SD) di daerah tersebut.

"Penangkapan berawal dari informasi warga yang menciduk tujuh pemuda menyalahgunakan narkoba jenis ganja di dalam ruangan belajar SDN 03 Pakan Labuah pada Kamis malam (6/7)," kata Kasatresnarkoba Polresta Bukittinggi AKP Syafri di Bukittinggi, Sumatera Barat, Jumat.

Baca juga: Satgas Pamtas Yonif 725 temukan ladang ganja di Papua Selatan

Ketujuh pemuda yang sebagian besar berasal dari daerah setempat itu saat diperiksa polisi ditemukan barang bukti ganja. Menurut Syafri, penangkapan pelaku berdasarkan Laporan Polisi (LP) /A/46/VII/2023/SPKT.Satresnarkoba/Polresta Bukittingg/Polda Sumatera Barat.

Para pelaku ditangkap di sebuah kelas di SDN 03 Pakan Labuah, Kelurahan Pakana Labuah, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Lima dari tujuh pemuda itu merupakan warga Pakan Labuah, yakni F (26), BJI (31), RH (28), FYS (26), dan AS (24); sedangkan dua lainnya ialah SR (30) asal Purwakarta dan RA (24) asal Talao.

Baca juga: Hakim PN Medan vonis mati kurir 1,3 ton ganja

Dari tangan para pelaku, polisi menemukan barang bukti berupa dua linting narkotika diduga jenis ganja, satu kertas nasi warna coklat, satu kotak biru yang diduga menjadi alas, kertas penggulung ganja, serta satu unit telpon genggam.

Tujuh pemuda itu kemudian diperiksa dan dibawa ke Mapolresta Bukittinggi dengan disaksikan beberapa saksi dan warga setempat.

"Kami akan gali asal dari narkoba yang mereka gunakan. Bukittinggi harus bersih dari narkoba apalagi peredarannya," ujar Syafri.

Terhadap para pelaku, polisi menjerat Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman penjara masa maksimal empat tahun.


Update Berita Antara Bengkulu Lainnya di Google News

Pewarta: Altas Maulana

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2023