Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura menggelar ASEAN Gala Night yang menjadi tradisi di antara perwakilan negara-negara anggota ASEAN di Singapura untuk mengakhiri keketuaan ASEAN.

Duta Besar RI untuk Singapura Suryo Pratomo dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Jumat menyampaikan bahwa persatuan ASEAN adalah elemen terpenting bagi Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) untuk memainkan peran sentral dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan.

"Tari Ratoh Jaroe dari Aceh yang dibawakan oleh 11 siswa Sekolah Indonesia Singapura, membuka kemeriahan acara," kata Suryo.

Dalam kesempatan tersebut, Suryo memberikan kain tenun ikat Sumba dari Nusa Tenggara Timur kepada Duta Besar Laos untuk Singapura sebagai simbol penyerahan keketuaan ASEAN tahun 2024 kepada Laos.

ASEAN Gala Night yang bertajuk Harmonious ASEAN in Diversity, dihadiri oleh Albert Chua, Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Singapura.

Perwakilan negara-negara mitra wicara seperti Australia, Kanada, China, Uni Eropa, India, Jepang, Selandia Baru, Rusia dan Amerika Serikat, turut hadir untuk merayakan capaian ASEAN pada 2023.

Acara yang dihadiri sekitar 300 undangan ini merupakan acara yang mempertemukan seluruh perwakilan negara anggota ASEAN lainnya di Singapura dan sebagai wadah untuk memperlihatkan keragaman budaya di antara negara anggota ASEAN.

Bahkan para tamu yang terdiri dari kepala, pejabat dan staff perwakilan negara ASEAN di Singapura serta tamu undangan lainnya juga hadir dengan mengenakan pakaian nasional masing-masing.

Menurut Suryo, ASEAN Gala Night yang diselenggarakan setiap tahun bertujuan untuk mempromosikan budaya ASEAN dan memperkuat solidaritas, konektivitas, dan integrasi di kawasan.

"Sejak tahun 2010, sudah menjadi tradisi di antara perwakilan negara ASEAN di Singapura untuk menutup Keketuaan ASEAN dengan malam pertemuan sosial untuk memamerkan seni, budaya, dan makanan masing-masing negara," ujarnya.

Dalam acara tersebut, masing-masing negara ASEAN memamerkan budaya dan kulinernya melalui pertunjukan seni dan stan makanan tradisionalnya.

Pada ASEAN Gala Night kali ini, Indonesia menyajikan sate ayam dan sate padang yang sangat disukai oleh para tamu undangan.

"Bahkan, Sekretaris Jenderal Albert Chua berkesempatan mencicipi sate ayam dari stan Indonesia," ucapnya.

Kemudian, persembahan Tari Legong Bali dari Indonesia menjadi penampilan pertama pada sesi pertunjukan budaya negara-negara ASEAN.

"Tari Legong ditampilkan oleh sanggar tari Eka Suwara Santhi, satu-satunya sanggar tari Bali di Singapura," ujar dia.

Diadakan juga undian berhadiah yang dipersembahkan tiap perwakilan negara ASEAN.

Penampilan Arya Yunata, musisi muda berbakat berdarah Indonesia yang tinggal di Singapura, menutup kemeriahan acara.
 

Pewarta: Jessica Allifia Jaya Hidayat

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2023