Harga pembelian tandan buah segar kelapa sawit oleh pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu,  selama bulan Maret ini sebanyak dua kali mengalami penurunan diduga karena pengaruh penurunan harga jual minyak mentah kelapa sawit atau CPO.

“Harga sawit turun berkisar Rp20 –Rp30 per kg di tujuh pabrik minyak kelapa sawit di daerah ini,” kata Kepala Seksi Kemitraan dan Perizinan Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Sudianto di Mukomuko, Senin.

Ia mengatakan hal itu setelah menerima data harga pembeli tandan jual buah segar kelapa sawit petani di daerah ini dari sebanyak 11 pabrik minyak mentah kelapa sawit di daerah ini.

Sedangkan penyebab harga pembelian tandan buah segar kelapa sawit oleh pabrik minyak kelapa sawit di daerah ini diduga karena pengaruh penurunan harga jual minyak mentah kelapa sawit atau CPO.

Sebanyak tujuh pabrik minyak kelapa sawit yang membeli tandan buah segar kelapa sawit milik petani lebih rendah dibandingkan sebelumnya, yakni PT Sapta membeli sawit petani dengan harga sebesar Rp1.200 per kg, menurun dibandingkan sebelumnya Rp1.230 per kg.

Harga sawit di pabrik PT KSM turun dari sebesar Rp1.200 per kg menjadi Rp1.180 per kg, harga sawit di PT MMIL turun dari sebesar Rp1.200 per kg menjadi Rp1.180 per kg, PT AMK membeli sawit sebesar Rp1.135 per kg, menurun dibandingkan sebelumnya sebesar Rp1.205 per kg.

Kemudian harga sawit di PT KAS turun dari sebesar Rp1.200 per kg menjadi Rp1.180 per kg, harga sawit di PT DDP turun dari sebesar Rp1.200 per kg menjadi Rp1.180 per kg, harga sawit di PT GSS turun dari sebesar Rp1.290 per kg menjadi Rp1.270 per kg.

Sedangkan harga sawit di empat pabrik di daerah ini sejak seminggu terakhir sampai sekarang masih bertahan, yakni PT SSS membeli sawit dengan harga sebesar Rp1.150 per kg, PT SAP sebesar Rp1.150 per kg, PT USM sebesar Rp1.310 per kg, PT BMK sebesar Rp1.300 per kg.

Pewarta: Ferri Arianto

Editor : Musriadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bengkulu 2019