.....Dalam tujuh hari ke depan, kami harapkan pedagang sudah menempati pasar, karena pengundian tempat akan segera dilakukan"Bengkulu (ANTARA Bengkulu) - Pasar Panorama Kota Bengkulu dan menjadi salah satu percontohan pasar tradisional modern yang dibangun Kementerian Perdagangan akan segera ditempati oleh para pedagang.
"Dalam tujuh hari ke depan, kami harapkan pedagang sudah menempati pasar, karena pengundian tempat akan segera dilakukan," kata Kepala UPTD Pasar Panorama Hermansyah di Bengkulu, Rabu.
Ia mengatakan saat ini petugas pasar mulai memberikan undangan untuk mengikuti undian tempat berjualan bagi pedagang Pasar Kaki Lima (PKL) dan pegadang yang berjualan di los.
Pembangunan pasar percontohan tersebut dilakukan tiga tahap dimana tahap pertama adalah pembangunan untuk tempat berjualan barang basah.
Barang dagangan basah ini seperti daging, ikan, sayur, buah-buahan dan lainnya.
"Bangunan untuk barang dagangan basah sudah selesai yang semunya ditempati oleh PKL dan pedagang di dalam los," tambahnya.
Jumlah tempat berdagang yang disiapkan untuk PKL sebanyak 400 lapak atau tempat berjualan, dan untuk pedagang los atau mereka sebut auning sebanyak 360 lapak.
Ketua Forum Pedagang Raflesia Pasar Panorama Wadis Djaelani mengatakan pedagang sudah siap menempati lokasi berdagang baru namun pengundian tempat sedikit bermasalah.
"Karena Dinas Perdagangan mengambilalih pengundian dengan meminta pedagang mendaftar ulang, akhirnya kesempatan ini dimanfaatkan pedagang dari pasar lain yang tidak pernah berjualan di Panorama," katanya.
Kebijakan tersebut kata dia sempat menyulut emosi pedagang Pasar Panorama yang sudah menunggu selama satu tahun pembangunan pasar percontohan tersebut.
Setelah berkoordinasi dengan UPTD Pasar, akhirnya pengundian lokasi berdagang dikembalikan kepada UPTD Pasar dan Forum Pedagang Raflesia Pasar Panorama.
"Sekarang sudah tertib kembali, kami hanya mengakomodir pedagang yang memang benar-benar berjualan di pasar ini, kami memiliki data valid," tambahnya.
Selain itu kata dia, pendataan pedagang akan dilakukan bekerjasama dengan petugas pasar yang selama ini menarik retribusi kebersihan dan jaga malam Rp1.000 per hari. (KR-RNI/M027)
Editor : AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.