.....Pembangunan tahap dua segera dilanjutkan setelah pedagang kaki lima dan pedagang pemilik los atau auning menempati bangunan tahap pertama.....
Bengkulu (ANTARA Bengkulu) - Pembangunan Pasar Panorama Kota Bengkulu yang menjadi salah satu percontohan pasar tradisional modern dan dibangun Kementerian Perdagangan akan segera dilanjutkan ke tahap dua.

"Pembangunan tahap dua segera dilanjutkan setelah pedagang kaki lima dan pedagang pemilik los atau auning menempati bangunan tahap pertama," kata Kepala UPTD Pasar Panorama Dinas Perdagangan Kota Bengkulu Hermansyah di Bengkulu, Jumat.

Ia mengatakan, pembangunan pasar percontohan tersebut dilakukan tiga tahap di lahan seluas 4 hektare.

Dengan alokasi dana Rp10 miliar dari APBN 2011, pembangunan tahap pertama khusus untuk tempat berjualan barang basah antara lain pedagang sayur, ikan, daging, buah dan lainnya.

Untuk pedagang ini disediakan lebih dari 700 tempat berjualan yang terbagi dalam dua kategori yakni pedagang kaki lima dan pedagang dalam los.

"Paling lama pekan depan seluruh pedagang kaki lima sebanyak 364 orang dan pedagang di los sebanyak 360 orang mulai menempati tempat berjualan baru," katanya.

Sementara pembangunan tahap kedua akan dilanjutkan untuk pedagang barang kering seperti pakaian, sepatu, perabotan rumah tangga dan lainnya.

Sedangkan tahap ketiga akan dilanjutkan dengan sarana prasarana pendukung seperti tempat penitipan anak, taman bacaan, mushalla, dan area parkir serta tempat pembuangan sampah sementara.

Ketua Forum Pedagang Raflesia Pasar Panorama Wadis Djaelani mengatakan, pedagang barang basah sudah siap menempati lokasi berdagang baru meski pengundian tempat sedikit bermasalah.

"Karena Dinas Perdagangan mengambil alih pengundian dengan meminta pedagang mendaftar ulang, akhirnya kesempatan ini dimanfaatkan pedagang dari pasar lain yang tidak pernah berjualan di Panorama," katanya.

Kebijakan tersebut, menurut dia, sempat menyulut emosi pedagang Pasar Panorama yang sudah menunggu selama satu tahun pembangunan pasar percontohan tersebut.

Setelah berkoordinasi dengan UPTD Pasar, akhirnya pengundian lokasi berdagang dikembalikan ke UPTD Pasar dan Forum Pedagang Raflesia Pasar Panorama.

"Sekarang sudah tertib kembali, kami hanya mengakomodir pedagang yang memang benar-benar berjualan di pasar ini. Kami memiliki data valid," tambahnya.

Ia mengatakan, terdapat lebih dari 2.300 pedagang yang akan tertampung di pasar terbesar di Kota Bengkulu itu. (KR-RNI/R014)



Editor : AWI-SEO&Digital Ads

COPYRIGHT © ANTARA 2026