Bogor, (Antara Bengkulu) - Komedian Akri Patrio resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Wakil Bupati Bogor mendampingi Gunawan Hasan sebagai Calon Bupati dari jalur perorangan pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bogor 2013.
"Bismillah saya hakul yakin menang," kata Akri saat mendaftarkan diri di KPUD Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.
Pasangan Akri Patrio dan Gunawan Hasan datang ke KPUD untuk mengisi pendaftaran diiringi sekitar 1.000 massa yang mayoritas ibu dan anak yatim.
Kedatangan pasangan ini untuk mendaftar juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni barongsai.
Menurut Akri, keinginannya maju setelah dipinang oleh Gunawan Hasan sebagai Calon Wakil Bupati Bogor.
"Niat saya maju untuk memajukan dan menata Kabupaten Bogor. Apalagi dukungan masyarakat begitu deras. Insya Allah, walaupun akan melawan 'incumbent' yang didukung koalisi partai politik besar," ujar aktor yang bernama lengkap Muhammad Akri Falaq alias Akri Patrio.
Menurut Akri, melihat lawan (incumbent Rachmat Yasin), diibaratkan cicak vc buaya.
"Tapi saya yakin, masyarakat sudah cerdas," ujarnya.
Akri berharap, pencalonan dirinya dalam Pilkada Kabupaten Bogor 2013 ini bisa memberikan pendewasaan kepada masyarakat dalam menentukan pemimpin.
Menurut dia, tidak semua masyarakat menyukai partai politik. Untuk itu, Ia meminta masyarakat tetap aktif berpartisipasi pada Pilkada Kabupaten Bogor, 8 September 2013.
"Jangan golput (golongan putih-red), ada kami," katanya.
Sementara itu, Gunawan Hasan mengatakan, dukungan masyarakat yang diserahkan ke KPUD berjumlah 163 ribu. Namun, setelah diverifikasi, disahkan sebanyak 127 ribu dukungan.
"Syarat minimal 104.000 dukungan berupa KTP dan surat pernyataan. Jadi kami berhak mendaftarkan diri," katanya.
Ketua KPUD Kabupaten Bogor, Achmad Fauzi mengatakan, sudah ada dua pasangan calon yang mendaftarkan diri yakni dari jalur perorangan dan partai.
"Dari jalur perorangan baru dua pasangan calon yang mendaftar yakni Gunawan Hasan dan Muhammad Akri Falaq dan pasangan dari partai yakni calon incumbent Rachmat Yasin dengan Nurhayanti," katanya.
Menurut Achmad, ada dua kandidat pasangan dari calon perorangan yang lulus verifikasi berkas dukungan sedangkan dari partai politik juga tidak banyak, karena sekitar 25 persen suara di legislatif telah menyatakan dukungannya ke pasangan Rachmat Yasin dan Nurhayanti.
"Dari partai politik tinggal PDI-P yang belum menyatakan dukungannya artinya mereka bisa mencalonkan sendiri calonnya," katanya. *
Pewarta: Oleh Laily RahmawatiEditor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026