Pemain internasional Jerman Schurrle mencetak tiga gol dalam rentang waktu 17 menit di babak kedua, ketika Chelsea menang 3-1 di markas Fulham dan kekalahan 0-1 bagi Arsenal di kandang Stoke City membuat pasukan Jose Mourinho kini unggul empat angka atas rival Londonnya tersebut.
Pelatih Arsenal Arsene Wenger menyebut hasil yang didapat timnya ini sebagai "kekecewaan besar" dan penderitaannya semakin bertambah pada sore hari, ketika Liverpool menggeser Arsenal untuk menduduki peringkat kedua berkat kemenangan 3-0 di kandang Southampton.
Di Craven Cottage, pelatih baru Fulham Felix Magath menjalani pertandingan kandang pertamanya dan ia nyaris melihat timnya memimpin pada awal pertandingan, ketika Clint Dempsey melepaskan tandukan melebar dari jarak dekat.
Bagaimanapun, setelah kiper Fulham Maarten Stekelenburg menggagalkan upaya Fernando Torres sebelum turun minum, Schurrle memecah kebuntuan pada menit ke-52 ketika ia berlari untuk memaksimalkan operan Eden Hazard.
Hazard kembali memberi umpan kepada Schurrle untuk menjadi gol kedua pada menit ke-65, sebelum Torres memberi operan kepada mantan pemain Bayer Leverkusen ini untuk gol ketiganya empat menit berselang.
Kemenangan ini memperbesar keunggulan Chelsea menjadi enam angka atas Manchester City, yang memiliki dua pertandingan yang belum dimainkan, sedangkan Fulham, yang membalas satu gol melalui Jonny Heitinga, tetap tertinggal empat angka di posisi juru kunci.
"Saat turun minum, saya tidak berkata apa-apa kepada mereka," kata pelatih Chelsea Mourinho.
"Tidak sepatah kata pun. Saya masuk, kemudian saya kluar. Saya tidak tahu jika ada orang lain yang berbicara kepada tim. Babak kedua merupakan reaksi hebat terhadap penampilan terburuk musim ini."
"Kami memiliki keunggulan empat angka atas Arsenal. Celah terhadap Manchester City merupakan keunggulan palsu. Jika mereka memenangi pertandingan-pertandingan yang belum dimainkannya, mereka memuncaki liga. Kami berada di belakang mereka."
Tidak seperti City, yang menghadapi Sunderland di final Piala Liga Minggu, Arsenal tidak memiliki keunggulan jumlah pertandingan yang belum dimainkan atas Chelsea setelah mereka takluk di kandang Stoke.
Wenger kembali memiliki Mesut Ozil di timnya setelah sang pemain sempat cedera, namun ia melihat timnya ditaklukkan melalui penalti Jonathan Walters pada menit ke-76 setelah Laurent Koscielny dinyatakan menyentuh bola dengan tangan.
"Ini bukan sedikit mengkhawatirkan, ini merupakan kekhawatiran besar bagi kami untuk kalah pada pertandingan seperti itu. Ini merupakan kekecewaan besar," kata Wenger.
"Pada pertandingan seperti ini, kami tidak menampilkan performa yang kami inginkan. Untuk memenangi gelar ketika Anda diharapkan tampil bagus, Anda harus tampil bagus. Sesederhana itu." (*)
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026