Mukomuko (Antara) - Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, memprogramkan pemetaan seluruh lahan perkebunan kelapa sawit dan karet milik warga yang tersebar di 15 kecamatan di daerah itu.

"Tahun 2015 Program kami pemetaan semua lahan perkebunan warga itu," kata  Kabid Perkebunan Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan (DP3K) Kabupaten Mukomuko, Wahyu Hidayat di Mukomuko, Selasa.

Ia mengatakan, instansi itu telah mengusulkan anggaran sebesar Rp100 juta dalam APBD untuk kegiatan pemetaan lahan perkebunan warga tersebut.

Ia berharap, usulan anggaran kegiatan pemetaan sekaligus pendataaan lahan perkebunan warga itu tidak dicoret di Badan Anggaran (Banggar) DPRD setempat.

Menurutnya, kegiatan pemetaan itu untuk mengetahui lebih rinci letak lahan sekaligus pemilik lahan perkebunan tersebut.

Sehingga, lanjutnya, dengan adanya kegiatan itu dapat diketahui tidak hanya luas perkebunan warga tetapi juga pemiliknya.

"Target kami kalau sudah tahu warga pemilik lahan perkebunan, diharapkan pemiliknya mau mengurus surat tanda daftar budidaya (STDB)," ujarnya.

Karena, lanjutnya, jika pemetaan untuk mengetahui luas dan pemiliknya, dengan STDB dapat diketahui produksi tanaman perkebunan di daerah itu.

"Semua kegiatan itu merupakan program perkebunan untuk mendapatkan data valid dan membantu warga mendapatkan bibit unggul tanamannya yang sedikit berproduksi," ujarnya lagi.***1***



: Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026