Mukomuko (Antara) - Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, akan membantu sekitar 4.000 orang warga miskin memperoleh jaminan kesehatan nasional yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
"Kita akan mengarahkan warga miskin yang selama ini menggunakan jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)," kata Kabid Farmasi dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Khairul Saleh, di Mukomuko, Selasa.
Pemerintah setempat tahun 2015 menyiapkan dana sebesar Rp1 miliar dalam APBD untuk biaya berobat gratis warga yang tergolong ekonomi miskin di kabupaten itu.
Ia mengatakan, anggaran untuk program jamkesda tersebut lebih sedikit dibandingkan anggaran program itu tahun 2014 mencapai Rp3 miliar.
Ia menambahkan, rencananya anggaran jamkesda sebesar itu digunakan untuk membantu sedikitnya 4000 orang warga miskin setempat memperoleh jaminan kesehatan nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS.
Untuk itu, katanya, pihaknya akan menjalin kerja sama dengan BPJS untuk mendaftarkan sebanyak 4000 orang warga miskin memperoleh JKN dari BPJS.
"Hitungan kami dengan anggaran sebesar itu dan nilai setoran sebesar Rp19.200 per bulan ke BPJS, maka jumlah warga miskin yang bisa dimasukkan sebanyak 4000 orang," ujarnya.
Sedangkan, lanjutnya, sebanyak 4000 orang warga miskin yang akan memperoleh bantuan sebagai peserta BPJS itu mereka yang terdata oleh Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi setempat sebagai warga miskin.
Ia mengatakan, saat ini instansi itu masih menunggu jumlah warga miskin di daerah itu yang terdata oleh dari Dinas Sosial tersebut.
Ia menerangkan, bagi warga miskin yang belum memperoleh JKN dari BPJS ini akan dibantu bertahap pada tahun berikutnya.***4***
: Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.