Mukomuko (Antara) - Harga jual gabah kering giling di tingkat petani di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, sejak enam bulan terakhir masih bertahan tinggi sebesar Rp5.500 per kilogram.

"Harga gabah kering giling (GKG) tinggi sebesar Rp5.500 per kilogram," kata Kabid Pertanian Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan(DP3K) Kabupaten Mukomuko Hari Mastaman di Mukomuko, Selasa.

Ia mengatakan dengan harga jual GKG setinggi itu berarti harga gabah kering panen (GKP) di daerah itu berkisar Rp4.500 - Rp4.800 per kilogram.

Menurutnya, dengan harga jual setinggi itu. Cukup bagi petani untuk modal menanam padi pada musim tanam padi sawah berikutnya.

"Penghasilan petani kita cukup lumayan. Dari menjual gabah mereka selain dapat modal untuk menanam padi berikutnya juga untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya," ujarnya.

Ia mengatakan, kalau pun harganya turun tetapi masih berada di bawah ambang batas sebesar Rp3.300 per kilogram.

Menurutnya, kondisi harga jual gabah itu sangat berbeda dengan harga jual tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di daerah itu yang semakin anjlok.

"Petani kebun sawit yang terpuruk sejak harga sawit turun. Kalau petani sawah tetap sejahtera," ujarnya lagi.***3***


Pewarta: Ferri Arianto
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026