.....Mukomuko terutama di ibu kota kabupaten masih kekurangan fasilitas rambu-rambu lalu lintas, sehingga perlu dilakukan penambahan.....
Mukomuko (ANTARA Bengkulu) - Rambu-rambu lalu lintas dan jembatan di wilayah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, perlu dilakukan penambahan untuk meminimalisir terjadi kecelakaan di daerah itu

"Mukomuko terutama di ibu kota kabupaten masih kekurangan fasilitas rambu-rambu lalu lintas, sehingga perlu dilakukan penambahan," kata Asisten II Sekretariat Kabupaten Mukomuko, Chaidir Anuar, di Mukomuko, Selasa.

Penambahan rambu-rambu lali lintas itu, dilakukan  di sepanjang jalan nasional dan kabupaten, terutama di titi-titik yang rawan terjadi kecelakaan.

Untuk itu,  instansi terkait di daerah ini, seperti Kepolisian dan Dinas Perhubungan perlu menghitung kembali kekurangan dan kebutuhan rambu-rambu lalu lintas agar bisa diatur tempat pemasangannya, terutama di jalan yang sempit di daerah itu.

Rambu-rambu yang perlu ditambah, di antaranya untuk kendaraan roda dua dan empat, sedangkan pengaturan tanda peringatan dan titik-titik raya kecelakaan pada jalan raya di daerah tersebut.

Selain itu, rambu -rambu perlu di pasang dekat tiga jembatan di Kecamatan Kota Mukomuko karena ukuranya sangat sempit dan perlu dilebarkan guna mengindari terjadi kecelakaan.

Seperti jembatan pian benda, ia mencontohkan, harus dilakukan pelebaran mengingat sudah ada warga dari luar yang masuk jurang bawah jembatan karena jembatan dan jalan di lokasi itu sempit.

Kasat Lantas Polres Mukomuko AKP Silaen mengatakan, tidak hanya sarana dan prasarana aja yang menyebabkan kecelakaan di daerah itu tetapi orang tua masih membiarkan anaknya yang masih pelajar mengunakan motor.

"Pada 2011 saja sebanyak 43 orang warga yang tewas akibat kecelakaan, 90 persen diantaranya masih anak-anak dan berstatus sebagai siswa," ujarnya.

Untuk itu, ia menyarankan, agar orang tua di daerah itu tidak membiarkan anaknya mengunakan motor apalagi saat berangkat ke sekolah.

"Mau kami tilang takut siswa itu terlambat pergi ke sekolah dan itu sebagai bentuk pertimbangan sosial bagi mereka," ujarnya lagi.

Wakil Bupati Mukomuko Chooirul Huda meminta dinas perhubungan setempat menambahkan mobil untuk angkutan kota bagi siswa agar mereka bisa memanfaatkan jasa mobil itu pergi dan pulang dari sekolah.

Para orang tua juga jangan lagi membiarkan anaknya mengunakan motor karena belum waktunya dengan usia mereka mengunakan kendaraan itu.(fto)




Editor : AWI-SEO&Digital Ads

COPYRIGHT © ANTARA 2026