Kepala Seksi Wilayah II BKSDA Bengkulu Darwis Saragih di Bengkulu, Jumat, mengatakan keputusan mengevakuasi satwa liar itu setelah pihaknya menerima laporan dari warga bahwa belasan ekor kambing telah dimangsa harimau.
"Kami khawatir keselamatan warga dan juga harimau itu sendiri sehingga terpaksa dievakuasi," katanya.
Pemasangan perangkap dilakukan dengan menyediakan mangsa berupa seekor kambing di dalam kerangkeng dengan harapan harimau tersebut akan memakan mangsanya dan masuk dalam jebakan.
Sebelumnya warga Desa Padang Pelawi melaporkan bahwa sebanyak 12 ekor kambing milik warga sudah dimangsa harimau.
Ternak kambing tersebut dipelihara warga yang bekerja di afdeling VI dan VIII di PT Perkebunan Nusantara VII wilayah Padang Pelawi.
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.