Di sisi lain, banyak pula yang merasakan kesedihan mendalam dan empati atas tragedi ini. “Seisi dunia ikut menangis melepas kepergianmu, adik Nia. Bahkan tiap videonya lewat lagi di beranda pun ikut terharu. Surga yang indah menantimu, bidadariku,” tulis @d1n4***.

Tragedi yang Berubah Menjadi Fenomena
Kisah duka Nia yang menyedot perhatian nasional kini menghadirkan dualitas yang mencolok: duka mendalam keluarga korban dan fenomena sosial yang menjadikannya sensasi. Respons masyarakat yang beragam menegaskan betapa tipisnya batas antara empati tulus dan eksploitasi tragedi.

Baca juga: KemenPPPA kecam pembunuhan perempuan penjual gorengan Padang Pariaman
Baca juga: PNS aktif terancam 15 tahun penjara setelah tusuk rekan di Bengkulu

 

Polisi tetapkan tersangka baru kasus pembunuhan gadis penjual gorengan



Pewarta: Vonza Nabilla Suryawan
Editor : Anom Prihantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026