Palangka Raya (Antara) - Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Rusliansyah meminta pemerintah kota memperhatikan pendidikan anak usia dini di daerah tersebut.
"Proses pembangunan karakter bangsa kita pada masa depan ditentukan dengan proses pendidikan anak-anak sejak usia dini," kata Rusli di Palangka Raya, Selasa.
Menurut politisi Golkar itu keterlibatan pemerintah dalam pengelolaan PAUD sangat diperlukan terlebih jenjang pendidikan tersebut merupakan tangga pertama anak dalam menempuh pendidikan.
"Dengan keterlibatan pemerintah dalam pengelolaan PAUD diharapkan tunas bangsa itu akan tumbuh dan berkarakter kuat sehingga kelak mampu membela dan mampu membanggakan tanah airnya," katanya.
Jika masa kecil tunas bangsa kurang diperhatikan, maka masa depan negara ini akan hancur karena mereka nantinya juga tidak akan peduli dengan negaranya.
Dia juga meminta pihak pengelola pendidikan untuk memperhatikan keseimbangan materi dan pendidikan untuk anak usia dini. Guru dan para pengajar juga dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam mentransfer ilmu pengetahuannya.
"Misalnya, anak Taman kanak-Kanak (TK) saat ini sudah diharuskan untuk bisa membaca atau berhitung. Itu kurang tepat karena mereka masih pada masa-masa bermain," katanya.
Rusli menambahkan, orang tua pun juga jangan hanya bangga jika anaknya pada saat TK sudah pandai membaca. Padahal lanjut dia, anak usia itu masih memerlukan banyak waktu bermain guna mengembangkan kemampuan diri.
"Keadaan seperti ini tentu akan berpengaruh terhadap mental anak. Saat anak dalam masa pengembangan diri dengan cara bermain sebaiknya jangan terlalu membebani anak dengan materi pelajaran akademik," katanya. ***4***
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.