Bengkulu (ANTARA) - Finalis Miss Indonesia 2025 asal Papua Pegunungan, Merince Kogoya, resmi dikeluarkan dari ajang pemilihan ratu kecantikan nasional tersebut setelah videonya yang memperlihatkan pengibaran bendera Israel viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 21 detik yang beredar luas, Merince tampak menari bersama sejumlah warga sambil mengibarkan bendera Israel di sebuah lokasi yang diyakini berada di Papua. Aksi tersebut memicu gelombang kritik tajam dari publik dan menimbulkan kontroversi di dunia maya.
Tak hanya dalam video, Merince juga diketahui mengunggah dukungan terbuka terhadap Israel melalui akun Instagram pribadinya. Dalam salah satu unggahan, ia memposting ulang mention dari pengguna lain yang memuat kutipan dari Alkitab.
"Bilangan 24:1 'BAIK DI MATA TUHAN UNTUK MEMBERKATI ISRAEL' + E Pulang ke Papua ah, Tuhan penjaga Israel tidak buta. Stay strong @Okogoya_merry," Merince merepost dalam unggahannya pada Senin (30/6/2025).
Tindakan tersebut dianggap bertentangan dengan posisi resmi pemerintah Indonesia yang sejak lama mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina dan tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.
Baca juga: Menpar: Ajang Miss Cosmo 2024 bantu promosikan budaya Indonesia
Baca juga: AS pasok penjualan sistem panduan bom Rp8,2 triliun untuk Israel
Baca juga: Menteri Israel ditekan AS untuk akhiri perang di Jalur Gaza
Adapun pengibaran bendera serta penggunaan simbol negara Israel secara tegas dilarang di Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Luar Negeri (Permenlu) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pedoman Hubungan Luar Negeri oleh Pemerintah Daerah.
Permenlu tersebut menyatakan bahwa pengibaran bendera, penggunaan lambang negara, serta pemutaran lagu kebangsaan negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia—termasuk Israel—tidak diperkenankan dilakukan oleh siapa pun di wilayah NKRI.
Pewarta: Vonza Nabilla SuryawanEditor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026