Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menggencarkan kegiatan donor darah keliling dari desa ke desa untuk mengamankan stok darah di wilayah itu.
"Kita mulai mengaktifkan kembali program donor darah keliling desa, karena kebutuhan darah saat ini cukup banyak sementara stok darah kosong," kata Tenaga Sukarela Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Rejang Lebong Mardiani, di Rejang Lebong, Senin.
Dia menjelaskan, program donor darah keliling desa ini dianggap paling efektif mendapatkan stok darah, kendati harus mendatangi desa-desa yang tersebar di 15 kecamatan di Rejang Lebong.
"Untuk kegiatan donor darah di desa atau kelurahan ini yang rutin dilaksanakan ialah di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, kemudian di wilayah Kecamatan Padang Ulak Tanding," ujarnya.
Selain melaksanakan donor darah keliling desa, kata dia, pihaknya juga akan bekerja sama dengan OPD-OPD yang memiliki kegiatan dengan mengumpulkan masyarakat banyak, di mana pada setiap kegiatan itu akan diisi juga dengan kegiatan bakti sosial donor darah.
Menurut dia, kebutuhan darah di PMI Rejang Lebong untuk pasien yang akan menjalani operasi di RSUD Rejang Lebong dan RS lainnya setiap hari bervariasi mulai dari lima hingga 10 kantong darah.
"Stok yang ada di Bank Darah PMI Rejang Lebong sampai dengan siang ini untuk golongan darah A kosong, golongan darah B ada lima kantong, golongan darah O kosong, dan golongan darah AB ada satu kantong," katanya.
Untuk memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang akan menjalani operasi tersebut, pihaknya menelepon peserta donor darah aktif di wilayah itu yang sudah masuk dalam jadwal donor agar dapat menyumbangkan darahnya.
Dia mengimbau warga Kabupaten Rejang Lebong supaya bisa menjadi pendonor tetap atau relawan PMI sehingga bisa membantu pemenuhan kebutuhan darah bagi mereka yang membutuhkannya.
Pewarta: Nur MuhamadUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026