Bengkulu (ANTARA) - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon melihat potensi dan mendorong penguatan ekosistem budaya Bengkulu agar ke depan dapat menjadi kekuatan daerah untuk mensejahterakan masyarakat.
"Potensinya besar. Kita berharap semakin banyak perhatian dari pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota terhadap kebudayaan. Karena budaya inilah yang berkelanjutan. Kalau sumber daya alam ada batasnya, tetapi budaya bisa terus hidup dan dikembangkan,” kata Menbud Fadli Zon di Bengkulu, Kamis.
Menbud menegaskan kebudayaan tidak boleh dipandang sebagai sektor pelengkap, melainkan sebagai fondasi pembangunan jangka panjang yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut dia, sumber daya alam memiliki keterbatasan, sedangkan budaya dapat diwariskan dan terus diperbarui lintas generasi.
Menbud Fadli Zon menyebutkan penguatan ekosistem budaya harus dilakukan secara terintegrasi mulai dari perlindungan, pengembangan, hingga pemanfaatan.
Dia mendorong pemerintah provinsi dan kabupaten/kota memberi ruang lebih besar bagi pelaku seni dan komunitas kreatif agar tumbuh secara berkelanjutan.
Menurut dia, Bengkulu memiliki peluang besar mengembangkan ekonomi budaya melalui seni pertunjukan, musik, film, sastra, dan seni rupa. Jika dikelola dengan baik, lanjutnya, sektor tersebut tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga menciptakan efek pada perekonomian daerah yang lebih baik.
Menbud juga menyoroti pemanfaatan kawasan bersejarah sebagai ruang kreatif yang produktif. Benteng Marlborough dinilai memiliki potensi menjadi pusat kegiatan seni seperti pameran, pertunjukan, hingga festival berskala nasional maupun internasional.
Menurut dia, yang dibutuhkan saat ini adalah gagasan dan imajinasi untuk menghidupkan ruang-ruang budaya agar tidak sekadar menjadi situs sejarah, tetapi juga pusat interaksi dan kolaborasi masyarakat.
Pewarta: Boyke Ledy WatraUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026