Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, tahun ini melanjutkan kembali kerja sama dengan semua fasilitas kesehatan (faskes) dalam upaya meningkatkan capaian pelayanan Keluarga Berencana di daerah ini. 

"Kerja sama dalam bentuk MoU dengan semua faskes, yakni 17 puskesmas, RSUD, dan RSIA Al-Barra masih tetap berlanjut tahun ini," kata Kepala DPPKBP3A Kabupaten Mukomuko Bustam Bustomo di Mukomuko, Jumat.

Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui DPPKBP3A setempat sejak beberapa tahun terakhir menandatangani MoU dengan 17 puskesmas, RSUD, RSIA Al-Barra dalam upaya meningkatkan capaian pelayanan Keluarga Berencana di daerah ini. 

Untuk melaksanakan penandatanganan MoU dengan faskes, instansinya masih menunggu petunjuk teknis dan jadwal pelaksanaan dari pimpinan.

Dia menjelaskan, kerja sama dengan faskes ini dalam melayani pemasangan lima jenis alat kontrasepsi, termasuk pelayanan pemasangan alat kontrasepsi jangka panjang, yakni tubektomi dan vasektomi. 

Instansi ini pada tahun-tahun sebelumnya menjalin kerja sama dengan RSIA Al-Barra untuk pemasangan tubektomi termasuk juga rumah sakit bisa melayani pemasangan lima jenis alat kontrasepsi.

Untuk sementara ini, ia mengatakan, belum ada target pasangan usia subur (PUS) yang mengikuti program KB dengan metode kontrasepsi jangka panjang tahun ini.

Dia mengatakan, instansinya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari provinsi terkait target PUS yang mengikuti program KB karena mereka yang memasang target untuk setiap kabupaten.

Dari target PUS mengikuti program KB di daerah ini, kata dia, instansinya membagikan di setiap kecamatan menyesuaikan dengan jumlah PUS yang ada di setiap kecamatan dari lima kecamatan daerah ini.

Biasanya, kata dia pula, pemerintah provinsi melalui instansi yang membidangi KB memberikan target PUS mengikuti program KB setelah ada kegiatan pelayanan KB gratis di kabupaten ini.

Sementara itu, dia menyebutkan, target PUS tersebut yang mengikuti KB MKJP jenis metode operasi wanita (MOW), implant, IUD, dan pencabutan implant. (Adv)



Pewarta: Ferri Aryanto
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026