Bandung (ANTARA) - Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan akibat diseruduk sebuah bus di Jalan Raya Garut-Bandung, Rancaekek, Kabupaten Bandung, Sabtu.

Kanit Lantas Polsek Rancaekek Iptu Asep Dadan menjelaskan insiden yang terjadi di depan Rumah Makan Ojolali, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek tersebut melibatkan satu unit Toyota Avanza, satu unit Isuzu Elf, satu unit truk, dan bus milik Perusahaan Otobus (PO) Budiman, tidak menimbulkan korban jiwa.

"Sebenarnya yang saya lihat di TKP, baik dari kecelakaan maupun dari pospam Rancaekek, tidak ada korban jiwa, cuma kerugian materi saja. Tidak ada, luka berat sementara tidak ada," kata Asep.

Ia memaparkan kecelakaan bermula saat kondisi arus lalu lintas sedang mengalami kemacetan, sehingga kendaraan di depan harus menghentikan lajunya. Namun, kendaraan dari arah belakang gagal mengantisipasi dalam pengereman.

"Jadi menurut keterangan, sopir mobil Avanza sedang berhenti di depannya karena ada kemacetan. Di belakangnya ada mobil Elf, dan di belakangnya ada mobil truk. Selanjutnya ada di belakangnya mobil bus Budiman.

Menurut keterangan, sopir yang di depannya, bus Budiman menyeruduk dari belakang.

Akibat dorongan keras dari bus tersebut, kendaraan yang berada di tengah jepitan mengalami kerusakan fisik yang cukup parah, meski tidak melukai penumpangnya.

Asep mencatat, kerusakan terparah dialami oleh kendaraan Elf dan truk.

"Yang rusak parah yaitu untuk mobil Elf. Elf di belakangnya, terus mobil truk di depannya juga lumayan hancur, kacanya pecah, dan selanjutnya yang paling belakang adalah bus Budiman," ucapnya.

Guna mencegah kemacetan panjang di jalur arteri selama masa Operasi Ketupat Lodaya, petugas langsung mengevakuasi keempat kendaraan tersebut.

Saat ini, seluruh kendaraan telah dibawa ke Unit Laka Satlantas Polresta Bandung di Cileunyi. Para pengemudi, khususnya sopir bus, juga telah diamankan untuk dimintai keterangan.

"Nanti diperiksa dulu sama unit laka atau Gakkum Polresta Bandung yang di Cileunyi," tutup Asep.



Pewarta: Ricky Prayoga
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026