Bengkulu (ANTARA) - Wakil Gubernur Bengkulu Mian menyebut Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin berkunjung ke Provinsi Bengkulu untuk membicarakan rencana pembangunan 10 batalyon di daerah tersebut.

"Menhan menyampaikan bahwa 10 kabupaten dan kota di Bengkulu akan dibangun batalyon. Saat ini yang sudah dan akan dibangun berada di Kabupaten Seluma dan Bengkulu Tengah,” kata Wakil Gubernur Bengkulu Mian di Bengkulu, Rabu.

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bengkulu pada Rabu (1/4). Menhan RI tiba menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara dan disambut langsung oleh Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten.Kristomei Sianturi, Wakil Gubernur Bengkulu Mian, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Mian menjelaskan pembangunan batalyon tersebut direncanakan tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.

Selain pembangunan batalyon, Pemerintah Provinsi Bengkulu kata dia juga mendukung rencana pembangunan pangkalan udara (lanud). Menurut Mian, lahan milik PTPN di Kabupaten Seluma telah diusulkan oleh pemerintah daerah untuk pembangunan lanud tersebut.

"Lahan milik PTPN di Seluma telah diusulkan oleh Pemprov. Saat ini tinggal menunggu kesepakatan antara Menhan dan Menteri Keuangan," ucapnya.

Dia menambahkan kesiapan lahan tersebut menjadi langkah awal dalam mendukung realisasi pembangunan lanud di Provinsi Bengkulu.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menemui pihak PTPN I terkait rencana hibah lahan seluas sekitar 100 hektare di Kabupaten Seluma untuk mendukung rencana pembangunan lapangan bandar udara TNI Angkatan Udara (TNI AU).

"Kami kemarin mendapatkan surat pada minggu kedua Februari dari Danlanud Palembang. Sesuai arahan Presiden, ada 31 provinsi yang akan memiliki landasan lapangan udara TNI AU tersendiri dan Bengkulu termasuk salah satunya," kata Mian.

Mian menyebutkan usulan tersebut sudah disampaikan saat menemui Direktur Utama PTPN I Tedy Yunirman Danas di kantor PTPN I Jakarta pada Selasa 10 Maret 2026.

Dia menjelaskan rencana pembangunan lapangan udara TNI AU tersebut diproyeksikan berada di wilayah Sukaraja Kabupaten Seluma yang lokasinya tidak jauh dari Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.

Menurut Mian pembangunan fasilitas tersebut membutuhkan lahan dengan estimasi hampir 100 hektare yang sebagian besar berada di kawasan perkebunan milik PTPN I.

 



Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026