Ia mengatakan Idul Adha mengajarkan pentingnya pengorbanan, kepedulian sosial, serta menjaga perdamaian dan kerukunan di tengah kehidupan masyarakat.
“Dalam kapasitas kita, berkurban dapat dilakukan dengan meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk berbuat kebaikan serta membantu sesama,” katanya.
Menurut dia, pembagian daging kurban menjadi bentuk nyata semangat berbagi agar kebahagiaan Idul Adha dapat dirasakan bersama, terutama oleh masyarakat kurang mampu.
Ia mengharapkan budaya berbagi dan saling membantu terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari.
Pemerintah Kabupaten Banyumas menerima bantuan kemasyarakatan dari Presiden Prabowo Subianto berupa satu ekor sapi Simental berbobot sekitar 1,1 ton yang akan diserahkan kepada masyarakat.
Pemkab Banyumas juga menyalurkan bantuan insentif buruh keagamaan dan bantuan operasional pondok pesantren sebagai bagian dari program daerah.
Ia mengharapkan bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Banyumas yang produktif, adil, dan sejahtera.
Berdasar data Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Banyumas, total hewan kurban dalam rangka Idul Adha 1447 H di kabupaten itu 15.408 hewan terdiri atas 4.146 ekor sapi, 11.152 kambing, dan 110 domba.
Distribusi kegiatan berlangsung di 222 lokasi yang meliputi sekolah, balai desa, dan tempat lainnya.
Pewarta: SumarwotoUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026