Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Warga Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menerima bantuan kemasyarakatan berupa satu ekor sapi kurban berukuran jumbo dari Presiden RI Prabowo Subianto pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026.
Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Rejang Lebong Dharmansyah di Rejang Lebong, Rabu, menyampaikan rasa syukur atas kepedulian Kepala Negara yang kembali menyalurkan hewan kurban ke wilayah itu.
"Alhamdulillah pada tahun ini Kabupaten Rejang Lebong kembali menerima bantuan hewan kurban dari Bapak Presiden Prabowo Subianto berupa satu ekor sapi dengan bobot 1 ton. Hewan kurban ini akan disembelih di Desa Apur, Kecamatan Sindang Beliti Ulu," kata dia.
Dijelaskan Dharmansyah, sapi kurban dari orang nomor satu di Indonesia tersebut diserahkan langsung oleh Plt Bupati Rejang Lebong Hendri Praja seusai pelaksanaan Shalat Idul Adha kepada pengurus Masjid Al Huda Desa Apur. Selanjutnya, seluruh daging kurban akan didistribusikan kepada masyarakat di Desa Apur dan sekitarnya.
Selain bantuan dari Presiden, kata dia, masyarakat Rejang Lebong juga mendapatkan bantuan satu ekor sapi kurban dari Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, yang dialokasikan untuk disembelih di Desa Belitar Muka, Kecamatan Sindang Kelingi.
Terkait pengadaan hewan kurban dari pemerintah daerah, Dharmansyah mengungkapkan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong tidak mengalokasikan anggaran khusus karena sedang fokus pada efisiensi keuangan daerah.
"Tahun ini Pemkab Rejang Lebong tidak menyalurkan hewan kurban untuk 15 kecamatan, namun pemotongan hewan kurban tetap ada yang dilakukan oleh PNS di lingkungan tempat tinggal masing-masing," ujarnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rejang Lebong Rahman Umar menyebutkan, berdasarkan data sementara, jumlah hewan kurban yang disembelih oleh masyarakat di 15 kecamatan pada Idul Adha tahun ini mencapai 1.210 ekor.
"Jumlah 1.210 ekor tersebut mencakup ternak sapi, kambing, maupun kerbau. Angka ini masih akan terus bertambah mengingat banyak warga yang melakukan penyembelihan secara spontan atau belum terdata hingga beberapa hari ke depan," kata Rahman.
Pihak Kemenag memprediksi aktivitas penyembelihan hewan kurban oleh masyarakat Muslim di daerah itu masih akan berlangsung selama hari tasyrik.
Pewarta: Nur MuhamadUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026