Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyebut penggeledahan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan Agung sebagai bukti keseriusan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Kejagung saat ini menggeledah kantor BGN, ini membuktikan bahwa Presiden enggak main-main dengan mereka yang mau main-main,” kata Sahroni ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu.

Legislator bidang penegakan hukum itu meminta Kejagung untuk segera menetapkan tersangka jika mendapati cukup bukti.

“Segera saja tetapkan mereka yang melakukan tindak pidana korupsi untuk memperjelas masalah yang mereka sedang hadapi,” ucapnya.

Dia memandang, penggeledahan ini merupakan wujud Presiden Prabowo menaruh perhatian terhadap pelanggaran hukum.

Terlebih, kata dia, BGN merupakan lembaga yang mengurusi program prioritas pemerintah.

Menurut dia, semakin cepat penindakan dilakukan terhadap mereka yang menyalahgunakan kekuasaan, akan semakin baik.

Karenanya, dia mendukung langkah Kejagung untuk memberangus tindak pidana korupsi.

“Kalau nanti tidak disikapi oleh aparat penegak hukum, malah lebih bahaya. Programnya bagus, tapi penyaluran tidak sempurna. Ini yang menyebabkan banyak terjadi komplain di masyarakat,” katanya.

Sahroni berharap BGN dapat berbenah ke depan, terutama setelah Presiden Prabowo mengganti pucuk pimpinan lembaga itu pada Selasa (2/6) malam.


Penggeledahan

Sebelumnya, Kejagung membenarkan menggeledah kantor BGN yang berlokasi di Jakarta Pusat pada Rabu pagi.



Pewarta: Fath Putra Mulya
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026