Bengkulu (ANTARA Bengkulu) - Harga jagung kering di Kota Bengkulu hingga akhir pekan ini stabil, setelah sebelumnya terjadi kenaikan.

Perkembangan harga jagung pipilan pada tingkat pedagang berkisar Rp5.500-Rp6.000/kg, sedangkan stok cukup, kata seorang pedagang jagung Totok, Jumat.

Ia mengatakan, jagung pipilan di Bengkulu sebagian besar didatangkan Lubuk Linggau, Sumsel, di samping produksi lokal dari Rejang Lebong dan Kepahiang. Sebelumnya pasokan jagung pipilan kering dari Lubuk Linggau sempat terhambat akibat kendala transportasi, namun sejak memasuki awal Ramadhan lalu lintas jalan Curup Lubuk Linggau lancar.

Ia mengatakan, permintaan jagung tersebut sempat terjadi peningkatan di samping untuk kebutuhan ternak, ada juga para pembuat makanan ringan untuk dijual pada pasar Ramadhan.  "Kami sudah memiliki jaringan pada pedagang pengumpul di wilayah itu, sehingga setiap ada permintaan langsung dikirim sesuai kebutuhan di Kota Bengkulu," katanya.

Dengan demikian produksi jagung di wilayah Kota Lubuk Linggau dan Kabupaten Musi Rawas saat ini cukup banyak, untuk kebutuhan Bengkulu sudah ada tambahan jagung produk lokal.

Kabid Perdagangan Dinas perdagangan Kota Bengkulu Rahman mengatakan, pasokan jagung itu tergantung musim kadangkala produksi lokal cukup banyak namun dijual ke luar Bengkulu. Namun sebaliknya saat produksi berkurang, pedagang memasok jagung kering dari luar Bengkulu karena kebutuhan jagung bagi pengusaha peternak lokal cukup banyak, ujarnya. (Z005)


Editor : Rangga Pandu Asmara Jingga

COPYRIGHT © ANTARA 2026