Mukomuko (ANTARA) - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan rencananya daerah ini akan mendapatkan penambahan rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Rencananya ada penambahan sebanyak 14 rumah dan rencananya berlokasi di Kecamatan Ipuh,” kata Kabid Perumahan Rakyat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Mukomuko, Dedi Ramadhan dalam keterangannya di Mukomuko, Sabtu.

Kabupaten Mukomuko sebelumnya mendapatkan kuota program BSPS sebanyak 200 rumah tidak layak huni (RTLH) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Ia mengemukakan, penambahan kuota penerima program BSPS untuk sebanyak 14 rumah tidak layak huni milik masyarakat di daerah ini berdasarkan laporan dari fasilitas program ini.

Kendati demikian, ia menyatakan instansinya masih menunggu surat keputusan (SK) penambahan penerima program BSPS dari Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) Satuan Kerja Nonvertikal tertentu penyediaan rumah.

Ia menyatakan, meskipun penerima program BSPS tahun ini lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi dana untuk rehab rumah tahun ini lebih besar dibandingkan sebelumnya yakni sebesar Rp17,5 juta/unit rumah.

Anggaran RTLH tahun sebelumnya sebesar Rp15 juta/ unit rumah dengan pembagian sebesar Rp12,5 juta untuk biaya membeli material bangunan dan Rp2,5 juta di antaranya upah para pekerjanya.

Sedangkan anggaran RTLH tahun ini sebesar Rp17,5/ unit juta untuk sebesar Rp15 juta untuk membeli material bangunan dan sebesar Rp2,5 juta untuk upah para pekerja bangunan rumah.

Ia menyebutkan, sebanyak 200 rumah yang sebelumnya ditetapkan sebagai penerima program BSPS tahun ini tersebar di dua kecamatan di daerah ini yakni Kecamatan Sungai Rumbai sebanyak 140 rumah dan Kecamatan Ipuh sebanyak 60 rumah.

Fasilitator program BSPS telah selesai melakukan verifikasi data sebanyak 200 rumah yang menerima bantuan program ini. Selanjutnya verifikasi data rumah yang masuk dalam penambahan penerima bantuan ini.

Pewarta: Ferri Arianto
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026