Hampir dua tahun Bengkulu dipimpin oleh seorang pelaksana tugas gubernur, kami tidak mempersoalkan siapa orangnya tapi yang penting jabatan kepala daerah sah.."
Bengkulu (ANTARA Bengkulu) - Puluhan orang yang tergabung dalam Forum Solidaritas Rakyat Selamatkan Bengkulu, Rabu berunjukrasa di depan gedung DPRD Provinsi Bengkulu meminta anggota lembaga itu mendesak Menteri Dalam Negeri segera melantik Gubernur Bengkulu.

Koordinator aksi, Aurego Jaya, mengatakan warga Bengkulu sudah lama menantikan seorang pemimpin yang sah untuk mewujudkan cita-cita pembanguan daerah itu.

"Hampir dua tahun Bengkulu dipimpin oleh seorang pelaksana tugas gubernur, kami tidak mempersoalkan siapa orangnya tapi yang penting jabatan kepala daerah sah," katanya saat berorasi di depan Kantor DPRD Bengkulu yang mendapat penjagaan ketat dari aparat kepolisian setempat.

Setelah berorasi selama 30 menit, sejumlah perwakilan para pendemo bertemu dengan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu.

Dalam pertemuan tersebut para perwakilan pendemo mendesak Anggota DPRD Provinsi Bengkulu untuk menyampaikan desakan kepada Mendagri agar segera melantik gubernur definitif Bengkulu.

"Kami melihat selama ini Anggota DPRD tidak menggunakan hak politik untuk mendesak pemerintah pusat melantik gubernur definitif," kata salah seorang pendemo, Djaelani Wadis.

Ia mengatakan seharusnya Anggota DPRD secara kelembagaan menggunakan hak politik mereka untuk mendesak Mendagri untuk melantik gubernur definitif, apalagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah menerbitkan surat pelantikan Plt Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah menjadi gubernur definitif.

Namun, hanya dalam sehari, pelantikan Junaidi menjadi gubernur definitif tertunda karena adanya gugatan Gubernur Bengkulu non-aktif Agusrin Najamudin ke PTUN Jakarta.

"Ini mempermalukan Bengkulu, dalam satu hari pelantikan yang sudah masuk tahap gladi bersih bisa batal," katanya.

Syaiful Anwar, pengunjukrasa lainnya mengatakan desakan pelantikan gubernur definitif dari DPRD akan semakin kuat dengan putusan Mahkamah Agung yang menolak Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Agusrin Najamudin.

Menurutnya, tidak ada alasan lagi bagi Mendagri untuk menunda pelantikan gubernur definitif Bengkulu.

Tiga Anggota DPRD Bengkulu yang menerima pendemo yakni Lukman dan Septi Yuslinah dari Fraksi PKS dan Gustianto dari Fraksi PAN mengatakan siap menyampaikan aspirasi warga tersebut ke Mendagri.

"Kami akan teruskan aspirasi ini ke Mendagri agar segera melantik gubernur definitif Bengkulu," kata Gustianto.

Sementara Lukman mengatakan selama ini DPRD Provinsi Bengkulu melalui Komisi I sudah berupaya mendesak Mendagri agar segera melantik Plt Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah menjadi gubernur definitif.

Setelah mendengar keterangan dari para wakil rakyat tersebut, para pendemo membubarkan diri dengan tertib. (ant)




Editor : Helti Marini S

COPYRIGHT © ANTARA 2026