Mukomuko (ANTARA) - Bagus (60), warga Desa Sungai Jerinjing, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, yang tenggelam di Sungai Selagan selama tiga jam, ditemukan oleh warga setempat telah meninggal dunia, Minggu sore.

Korban yang sebelumnya bekerja mencari kayu kulit manis di desa itu dilaporkan tenggelam di Sungai Selagan sejak Minggu pukul 15.00 WIB, dan jasad korban ditemukan oleh warga setempat sekitar pukul 18.00 WIB. "Tubuhnya kami temukan dekat bendungan Sungai Selagan atau sejauh lima kilometer dari lokasi tenggelamnya," kata salah seorang warga Desa Sungai, Busril, Senin.

Ia mengatakan, ratusan warga di Desa Sungai Jerinjing dan Desa Sungai Ipuh, dan Desa Lubuk Bangko membantu mencari keberadaan tubuh korban yang tenggelam di Sungai Selagan."Airnya sangat deras dan keruh sehingga menyulitkan warga mencari tubuh korban, tetapi untungnya tubuh korban sendiri yang mengapung di bendungan bendungan Sungai Selagan," ujarnya.

Warga Desa Sungai Ipuh lainnya, Mukthi Ali, menceritakan, sebelum tenggelam korban bersama dengan rekannya mencari kayu kulit manis, namun saat pulang korban terseret derasnya arus Sungai Selagan. "Melihat korban terseret rekan dari korban tersebut mencari bantuan kepada warga lainnya," ujarnya lagi.
Saat ini, kata dia, jasad korban telah dibawa ke rumah-duka di Desa Sungai Jerinjing, Kecamatan Selagan Raya.
Sementara itu, kata dia, korban yang berasal dari Kabupaten Kerinci, Jambi, itu belum lama tinggal bersama anak dan menantunya di Desa Sungai Jerinjing. (FTO)


Editor : Rangga Pandu Asmara Jingga

COPYRIGHT © ANTARA 2026